Hihihihi..... CATET !!! "Sejarah bukanlah membahas soal salah tidak, tetapi bagaimana proses historis itu terjadi. Mengapa, bagaimana, dan apa yang mungkin terjadi dimasa depan."
Berdasarkan ini seharusnya dasar kita sama niiihhhhh. Jadi.... sudah siap dengan pertanyaan Mengapa dan Bagaimana????? -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of RM Danardono HADINOTO Sent: Tuesday, February 12, 2008 7:57 PM To: [email protected] Subject: [budaya_tionghua] Re: Milis ini sudah tidak nyaman --- In [email protected], "Steve Haryono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas Danardono yth, > >Bahwasanya saya sampai tidak tau soal-soal yang demikian, tidak mau >sayapersoalkan. Untuk saya yang lewat ya lewat saja lah. tidak saya >bikin persoalan salah-benar. Yang saya ingini adalah pengetahuannya. Mas Steve, itu memang dua hal yang terpisah. Apa yang ingin anda ketahui, budaya Tionghoa itu sendiri, dapat selalu anda dalami secara langsung, baik melalui milis ini, maupun melalui study literatur. Inipun saya lakukan, walau akar saya nol, tetapi secara systematis dapat dipelajari. Baik budaya Tionghoa secara umum, maupun, fokusnya kedalam interaksi dengan budaya Jawa, atau dalam keitannya dengan perjalanan agama Buddha di Indonesia. Milis ini banyak menolong berkat banyaknya pakar yang memahami betul bidang ini. Yang kedua, mengapa anda tidak tahu soal soal demikian, adalah masalah bagaimana orang tua atau generasi pendahulu mengajarkannya kepada kita. Anda dapat mempersoalkannya, atau tidak, tak banyak dampaknya bagi pengetahuan anda sendiri. Ini sekedar masalah keperdulian terhadap lingkungan historis yang mengantar budaya Tionghoa kepada anda, baik melalui orangtua ataupun lingkungan sekitar anda. Kalau yang anda maksud era pemerintahan terdahulu dalam kaitannya dengan sejarah komunitas Tionghoa di Indonesia, ya itu masalah pribadi, apakah anda tertarik atau tidak. Sejarah bukanlah membahas soal salah tidak, tetapi bagaimana proses historis itu terjadi. Mengapa, bagaimana, dan apa yang mungkin terjadi dimasa depan. Tentu saja yang lewat adalah lewat, tetapi bayangkan situasi mereka yang terkena langsung masalah Mei 1998, anaknya diperkosa, harta dijarah, atau peristiwa Semanggi, atau yang dibuang ke pulau Buru, bagi mereka yang lewat adalah bagian dari masa kini. Yang satu budaya Tionghoa, yang lain sejarah Tionghoa di Indonesia, di era orde baru, keduanya sangat ber interaksi. Salam Danardono Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.20/1261 - Release Date: 2/5/2008 8:57 PM Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.20/1261 - Release Date: 2/5/2008 8:57 PM .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :. .: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :. .: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :. .: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
