Roby, justru disini menariknya, kalo kita lihat kajian feng shui itu
sendiri terdapat topologi tanah, perhitungan memang beberapa hal
kurang diketahui oleh kita tapi sangat mirip ketika kita melakukan
pengukuran. Saya rasa memang ilmu feng shui sebenarnya metafiska. Dan
ilmu arsitektur itu ilmu yang sudah dibakukan secara internasional. 
menariknya perhitungan proposional didalam feng shui terdapat ukuran
meteran yang sama dilakukan sama arsitektur lainnya tapi perbedaannya
ada karakter Chinya bi.

Beberapa hal paling penting feng shui bukan segalanya dan juga bukan
untuk tidak dipercaya. Feng shui dapat dikaji secara rasional dan
beberapa bisa dikatakan berdasarkan kepercayaan. Ilmu feng shui
sbnrnya ilmu tata letak sangat mirip dengan arsitektur.
seperti pembangunan, tata kota dan sebagainya. Tapi dalam filosofi
geng shui semua itu berbalik kepada diri kita sendiri.

Soal warna malahan unik bi, dalam feng shui warna merah dan emas itu
diangap warna kebahagian dan kesejahteraan/ kekuasaan. Justru memiliki
terkaitan. Coba kita pikirkan beberapa arsitektur pasti mengatakan
kalo sudah melibatkan ahli feng shui itu pasti gamabr lay outnya
banyak harus dikusi bersama si ahli feng shui. itu tandanya kita juga
setidaknya ada belajar memahami tehnik feng shui dalam arsitektur.
memang sungguh unik dalam pembangunan arsitektur ala tionghoa ini.

Mungkin saja kalo kita pikirkan itu ada hal sulit dimengerti oleh sisi
akademis adalah pengaruhnya energi Chi dalam satu ruangan yang
menyebabkan si pemilik rumah itu bisa merasa nyaman.
Ada beberapa lay out arstektur menjadi anti bagi ahli feng shui kayak
istilah tusuk sate, dan sebagainya.

Juga topologi tanah ada dikenal karakter Naganya saya sih kurang
paham, tapi sempet baca di majalah feng shui justru tanah pun di beri
istilah dalam feng shui.

Banyak hal bi bahwa feng shui jaman sekarang tuh udah modern dan juga
bisa dipelajari dari sisi akademis. dan Evolusi Feng shui modern ini
lah yang menjd kajian pembahasan di akademis. Sampai ada mata kuliah
feng shui di beberapa negara khususnya asia timur.

--- In [email protected], "yulianto qin"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam,
> mungkin sedikit menambahkan informasi (maaf kalau agak OOT dengan topik
> fengshui).
> 
> Setahu saya Tadao Ando memakai berbagai penerapan keilmuan ke dalam
> karya-karyanya.
> Dia merancang berbagai bangunan religius dari Vihara Buddhist sampai
gereja
> Katolik dan Kristen. Untuk kuil Shinto karena sudah ada patokan
keharusan
> dalam bentuk sehingga tidak mungkin di-eksplore lagi kecuali di bagian
> gedung2 pendukung.
> Tadao Ando dikatakan memakai unsur Zen karena karya-karya-nya sering
kali
> bisa dikatakan `sepi` dari ornamen2 kontemporer. Kebanyakan
karya-karyanya
> berwarna kelabu plat beton. Tadao Ando lebih senang bermain pada
ruang dan
> fungsi.
> 
> Sebenarnya bangsa Jepang memepunyai sistem hitung bangunan seperti
Fengshui
> tapi sudah sejak lama tidak dipakai. Kemungkinan karena mereka lebih
suka
> menerapkan keilmuan fisik dan teknik (arsitek atau tukang kayu
disebut Daiku
> mirip2 dengan sebutan arsitek untuk bangsa barat ,Tekton).
> Sampai sekarang penerapan Zen didalam arsitektur masih bisa
dikatakan rancu
> karena interpretasi Zen kedalam bentuk fisik seperti bangunan hanyalah
> interpretasi kontemporer.  Zen dulu diterapkan kedalam ilmu
pertamanan dan
> bukan bangunan (mungkin seperti fengshui yang dulu digunakan untuk
membuat
> makam?)
> 
> Maaf bila ada informasi yang kurang lengkap karena keterbatasan
pengetahuan
> saya.
> 
> salam
> Yulianto
> 
> 2008/5/25 Dada <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> >   Pur , yang saya tanyakan
> >
> > Apakah fengshui bisa mengatasi masalah estetika , dan estetika khan
> > berhubungan dengan proporsi dan bentuk2 , warna , kualitas
> > cahaya..........dll
> >
> > Terus kalau ada yang tertarik buka thread baru , siapa tahu ada
arsitek
> > yang
> > kompeten dibidang ini. Arsitek terkemuka Jepang Tadao Ando , dengar2 ,
> > menerapkan Zen dalam design arsitekturalnya , bagaimana kah hal
itu yang
> > sebenarnya
> >
> > Apakah penerapan Tao , dan juga yang lainnya bisa menjadi landasan
> > arsitektur dan bidang design............
> >
> > Robby Wirdja
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "Purnama Sucipto Gunawan" <[EMAIL PROTECTED]<east_road%40yahoo.com>
> > >
> > To: <[email protected]
<budaya_tionghua%40yahoogroups.com>>
> > Sent: Friday, May 23, 2008 11:42 AM
> > Subject: [budaya_tionghua] Arsitektur Dan Feng Shui dibahas dalam
kajian
> > akademis (1)
> >
> > > Sudah cukup lama saya mendikusikan hal ini dengan seseorang
Dosen dari
> > > Universitas Pelita Harapan, Beliau sempat mengobrol sama saya
> > > mengenai feng shui dikaji dalam ilmu akademis yaitu arsitektur. Hal
> > > sangat menarik dari pembahasan beliau. yang sangat menarik adalah
> > > beliau sendiri mengadakan Riset bukan Skripsi (kalau skripsi ada
> > > tenggat waktunya) terhadap kaum babah atau dikenal Cina Benteng,
dari
> > > segi pembahasan beliau terdapat pertanyaan kepada orang sekitar
> > > lingkungan Sewan Daerah tanggerang pemakaian feng shui dan
ormanament
> > > Tiongkok.
> > >
> > > Pengaruh percampuran budaya Tionghoa dengan lokal pun dibahas dalam
> > > pembahasan bidang arsitektur ini. Saya pernah memberikan saran
kepada
> > > beliau karena Sewan dalam kondisi sekarang untuk menemukan gaya
> > > arsitektur kaum babah sangatlah sulit, saya menyarankan beliau untuk
> > > langkah awalnya ke klenteng pasir putih ancol. Ternyata beliau belum
> > > mengetahui keberadaan klenteng ini (sungguh banyak generasi seperti
> > > saya dan umurnya dibawah saya tuh banyak ngak tau fungsi
klenteng ini
> > > . kenapa Sebuah Klenteng jadi saksi sejarah percampuran budaya yang
> > > ada dan masih dilestarikan).
> > >
> > > Topik ini sengaja saya tampilkan sebagai pembahasan yang sangat unik
> > > untuk dibahas dan ditelusuri dari sisi akademis, jujur saja saya
bukan
> > > orang yang lulus dari jurusan Arsitektur ataupun desain interior.
> > > Kebetulan aja saya mengerti prisipil feng shui dan berusaha membahas
> > > feng shui secara logika dan rasional. Banyak hal yang di bahas dari
> > > segi Ornament Tiongkok sampai dengan prisip fengshui, kerja fengshui
> > > dsbnya.
> > >
> > > Sebagai member lama dan juga temen2 lain dari member lama di BT ini
> > > sudah banyak pembahasan kajian Feng Shui sebagai mana kita ketahui.
> > > Seperti Bpk Perfect harmony, Bpk Skalaras, Bpk ABS, Saudara Rinto
> > > jiang, Saudara Ardian C, Ibu Gresia, Dsbnya. Tapi kajian ini Saya
> > > tampilkan adalah menarik Bisakah Feng Shui dijadikan salah satu mata
> > > kuliah di sebuah universitas. Dari segi feng shui dibalik
> > > kemistikannya ternyata ada perhitungan rasional.
> > >
> > > Ilmu Arsitektur Di dunia itu sudah ada sejak peradaban manusia
> > > . Semua Ras dan suku didunia memiliki ilmu Arsitektur yang berbeda.
> > > Tapi pembahasan yang satu ini lebih kearah pandangan akademis
terhadap
> > > ilmu Fengshui yang berasal dari negeri Tionghoa.
> > > Ilmu Fengshui adalah salah satu cabang ilmu arsitektur tertua di
dunia.
> > >
> > > Sebelum membahas Feng shui dahulu, mari membahas Prinsipil dari feng
> > > shui. Dulu saya suka sekali bertanya, dan diberi jawaban oleh bapak
> > > XT, agar saya belajar terlebih dahulu filosofi orang tionghoa.
> > > Ternyata itu berfungsi pada diri saya, Dan sangat bagus untuk dibaca
> > > untuk kalangan seperti saya dan umurnya dibawah saya. Maka itu saya
> > > mulai Prinsip Fengshui adalah Keharmonisan. dimaksud
keharmonisan adalah
> > :
> > >
> > > 1. Keharmonisan terhadap Manusianya itu sendiri
> > > 2. Keharmonisan Manusia dengan Lingkungan alamnya
> > > 3. Keharmonisan Manusia dengan lingkungan sosialnya
> > >
> > > sebelum mempelajari Feng shui kita harus mengerti filosofi
masyarakat
> > > tionghoa sebelum memulai kajian berikutnya.
> > >
> > > Setelah itu ilmu fengshui terdiri dari beberapa bagian yang
semestinya
> > > juga dipelajari yang tidak saya bahas secara gamblang (kesimpulan
> > > kecil saja):
> > >
> > > 1. Ba Dji
> > > 2. Yi Jing
> > > 3. Chi
> > > 4. Tong shu
> > >
> > > Dan jg pertanyaan2 mengenai ornament tionghoa dan jg alat2 fengshui
> > > Alat Feng Shui adalah :
> > >
> > > 1. Magnetic Compas Feng shui. Cukup relevan bila yang menemukan mata
> > > angin pertama adalah masyarakat tionghoa. Dan cara kerja magnet
> > >
> > > 2. alat ukur meteran, Sangat berbeda ukuran meteran feng shui dengan
> > > alat meteran lainya. Perberdaaanya adalah adanya karater chi dalam
> > > alat ukurnya.
> > >
> > > Pembahasan berikutnya yang kita harapkan sebagai topik pembicaraan
> > > menarik di milis ini adalah :
> > >
> > > 1. Ornament tiongkok dan gaya arsitekturnya
> > > Dari masa dinasti sebagai tolak ukur perhitungan
> > > (Pembahasan boleh siapa aja mau menambahkan)
> > >
> > > 2. Pengaruh agama Buddha Tiongkok (mahayana), Tao dan konficius
> > > terhadap ilmu ini
> > >
> > > 3. ilmu Astrologi tiongkok terhadap perhitungan feng shui .
> > >
> > > 4. Pengertian Chi itu sendiri
> > >
> > > Semoga pembukaan topik saya bisa menarik perhatian dan mau memulai
> > > dikusi secara sehat.
> > >
> > > Salam purnama.
> > >
> > >
> > > ------------------------------------
> > >
> > > .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
> > >
> > > .: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :.
> > >
> > > .: Pertanyaan? Ajukan di
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua:.
> > >
> > > .: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> >
> >  
> >
>


Kirim email ke