Rekans, DR Mauro Raharjo pakar Fengshui, doktor-nya tentang Fengshui. Beliau mendirikan FengShui School Indonesia. tinggal di SUrabaya. Beliau segera bergabung juga di jajaran Univ.Ciputra Surabaya.
banyak tabik, Fred > Roby, justru disini menariknya, kalo kita lihat kajian feng shui itu > sendiri terdapat topologi tanah, perhitungan memang beberapa hal > kurang diketahui oleh kita tapi sangat mirip ketika kita melakukan > pengukuran. Saya rasa memang ilmu feng shui sebenarnya metafiska. Dan > ilmu arsitektur itu ilmu yang sudah dibakukan secara internasional. > menariknya perhitungan proposional didalam feng shui terdapat ukuran > meteran yang sama dilakukan sama arsitektur lainnya tapi perbedaannya > ada karakter Chinya bi. > > Beberapa hal paling penting feng shui bukan segalanya dan juga bukan > untuk tidak dipercaya. Feng shui dapat dikaji secara rasional dan > beberapa bisa dikatakan berdasarkan kepercayaan. Ilmu feng shui > sbnrnya ilmu tata letak sangat mirip dengan arsitektur. > seperti pembangunan, tata kota dan sebagainya. Tapi dalam filosofi > geng shui semua itu berbalik kepada diri kita sendiri. > > Soal warna malahan unik bi, dalam feng shui warna merah dan emas itu > diangap warna kebahagian dan kesejahteraan/ kekuasaan. Justru memiliki > terkaitan. Coba kita pikirkan beberapa arsitektur pasti mengatakan > kalo sudah melibatkan ahli feng shui itu pasti gamabr lay outnya > banyak harus dikusi bersama si ahli feng shui. itu tandanya kita juga > setidaknya ada belajar memahami tehnik feng shui dalam arsitektur. > memang sungguh unik dalam pembangunan arsitektur ala tionghoa ini. > > Mungkin saja kalo kita pikirkan itu ada hal sulit dimengerti oleh sisi > akademis adalah pengaruhnya energi Chi dalam satu ruangan yang > menyebabkan si pemilik rumah itu bisa merasa nyaman. > Ada beberapa lay out arstektur menjadi anti bagi ahli feng shui kayak > istilah tusuk sate, dan sebagainya. > > Juga topologi tanah ada dikenal karakter Naganya saya sih kurang > paham, tapi sempet baca di majalah feng shui justru tanah pun di beri > istilah dalam feng shui. > > Banyak hal bi bahwa feng shui jaman sekarang tuh udah modern dan juga > bisa dipelajari dari sisi akademis. dan Evolusi Feng shui modern ini > lah yang menjd kajian pembahasan di akademis. Sampai ada mata kuliah > feng shui di beberapa negara khususnya asia timur. > > --- In [email protected], "yulianto qin" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Salam, >> mungkin sedikit menambahkan informasi (maaf kalau agak OOT dengan topik >> fengshui). >> >> Setahu saya Tadao Ando memakai berbagai penerapan keilmuan ke dalam >> karya-karyanya. >> Dia merancang berbagai bangunan religius dari Vihara Buddhist sampai > gereja >> Katolik dan Kristen. Untuk kuil Shinto karena sudah ada patokan > keharusan >> dalam bentuk sehingga tidak mungkin di-eksplore lagi kecuali di bagian >> gedung2 pendukung. >> Tadao Ando dikatakan memakai unsur Zen karena karya-karya-nya sering > kali >> bisa dikatakan `sepi` dari ornamen2 kontemporer. Kebanyakan > karya-karyanya >> berwarna kelabu plat beton. Tadao Ando lebih senang bermain pada > ruang dan >> fungsi. >> >> Sebenarnya bangsa Jepang memepunyai sistem hitung bangunan seperti > Fengshui >> tapi sudah sejak lama tidak dipakai. Kemungkinan karena mereka lebih > suka >> menerapkan keilmuan fisik dan teknik (arsitek atau tukang kayu > disebut Daiku >> mirip2 dengan sebutan arsitek untuk bangsa barat ,Tekton). >> Sampai sekarang penerapan Zen didalam arsitektur masih bisa > dikatakan rancu >> karena interpretasi Zen kedalam bentuk fisik seperti bangunan hanyalah >> interpretasi kontemporer. Zen dulu diterapkan kedalam ilmu > pertamanan dan >> bukan bangunan (mungkin seperti fengshui yang dulu digunakan untuk > membuat >> makam?) >> >> Maaf bila ada informasi yang kurang lengkap karena keterbatasan > pengetahuan >> saya. >> >> salam >> Yulianto >> >> 2008/5/25 Dada <[EMAIL PROTECTED]>: >> >> > Pur , yang saya tanyakan >> > >> > Apakah fengshui bisa mengatasi masalah estetika , dan estetika khan >> > berhubungan dengan proporsi dan bentuk2 , warna , kualitas >> > cahaya..........dll >> > >> > Terus kalau ada yang tertarik buka thread baru , siapa tahu ada > arsitek >> > yang >> > kompeten dibidang ini. Arsitek terkemuka Jepang Tadao Ando , dengar2 , >> > menerapkan Zen dalam design arsitekturalnya , bagaimana kah hal > itu yang >> > sebenarnya >> > >> > Apakah penerapan Tao , dan juga yang lainnya bisa menjadi landasan >> > arsitektur dan bidang design............ >> > >> > Robby Wirdja >> > >> > >> > ----- Original Message ----- >> > From: "Purnama Sucipto Gunawan" <[EMAIL PROTECTED]<east_road%40yahoo.com> >> > > >> > To: <[email protected] > <budaya_tionghua%40yahoogroups.com>> >> > Sent: Friday, May 23, 2008 11:42 AM >> > Subject: [budaya_tionghua] Arsitektur Dan Feng Shui dibahas dalam > kajian >> > akademis (1) >> > >> > > Sudah cukup lama saya mendikusikan hal ini dengan seseorang > Dosen dari >> > > Universitas Pelita Harapan, Beliau sempat mengobrol sama saya >> > > mengenai feng shui dikaji dalam ilmu akademis yaitu arsitektur. Hal >> > > sangat menarik dari pembahasan beliau. yang sangat menarik adalah >> > > beliau sendiri mengadakan Riset bukan Skripsi (kalau skripsi ada >> > > tenggat waktunya) terhadap kaum babah atau dikenal Cina Benteng, > dari >> > > segi pembahasan beliau terdapat pertanyaan kepada orang sekitar >> > > lingkungan Sewan Daerah tanggerang pemakaian feng shui dan > ormanament >> > > Tiongkok. >> > > >> > > Pengaruh percampuran budaya Tionghoa dengan lokal pun dibahas dalam >> > > pembahasan bidang arsitektur ini. Saya pernah memberikan saran > kepada >> > > beliau karena Sewan dalam kondisi sekarang untuk menemukan gaya >> > > arsitektur kaum babah sangatlah sulit, saya menyarankan beliau untuk >> > > langkah awalnya ke klenteng pasir putih ancol. Ternyata beliau belum >> > > mengetahui keberadaan klenteng ini (sungguh banyak generasi seperti >> > > saya dan umurnya dibawah saya tuh banyak ngak tau fungsi > klenteng ini >> > > . kenapa Sebuah Klenteng jadi saksi sejarah percampuran budaya yang >> > > ada dan masih dilestarikan). >> > > >> > > Topik ini sengaja saya tampilkan sebagai pembahasan yang sangat unik >> > > untuk dibahas dan ditelusuri dari sisi akademis, jujur saja saya > bukan >> > > orang yang lulus dari jurusan Arsitektur ataupun desain interior. >> > > Kebetulan aja saya mengerti prisipil feng shui dan berusaha membahas >> > > feng shui secara logika dan rasional. Banyak hal yang di bahas dari >> > > segi Ornament Tiongkok sampai dengan prisip fengshui, kerja fengshui >> > > dsbnya. >> > > >> > > Sebagai member lama dan juga temen2 lain dari member lama di BT ini >> > > sudah banyak pembahasan kajian Feng Shui sebagai mana kita ketahui. >> > > Seperti Bpk Perfect harmony, Bpk Skalaras, Bpk ABS, Saudara Rinto >> > > jiang, Saudara Ardian C, Ibu Gresia, Dsbnya. Tapi kajian ini Saya >> > > tampilkan adalah menarik Bisakah Feng Shui dijadikan salah satu mata >> > > kuliah di sebuah universitas. Dari segi feng shui dibalik >> > > kemistikannya ternyata ada perhitungan rasional. >> > > >> > > Ilmu Arsitektur Di dunia itu sudah ada sejak peradaban manusia >> > > . Semua Ras dan suku didunia memiliki ilmu Arsitektur yang berbeda. >> > > Tapi pembahasan yang satu ini lebih kearah pandangan akademis > terhadap >> > > ilmu Fengshui yang berasal dari negeri Tionghoa. >> > > Ilmu Fengshui adalah salah satu cabang ilmu arsitektur tertua di > dunia. >> > > >> > > Sebelum membahas Feng shui dahulu, mari membahas Prinsipil dari feng >> > > shui. Dulu saya suka sekali bertanya, dan diberi jawaban oleh bapak >> > > XT, agar saya belajar terlebih dahulu filosofi orang tionghoa. >> > > Ternyata itu berfungsi pada diri saya, Dan sangat bagus untuk dibaca >> > > untuk kalangan seperti saya dan umurnya dibawah saya. Maka itu saya >> > > mulai Prinsip Fengshui adalah Keharmonisan. dimaksud > keharmonisan adalah >> > : >> > > >> > > 1. Keharmonisan terhadap Manusianya itu sendiri >> > > 2. Keharmonisan Manusia dengan Lingkungan alamnya >> > > 3. Keharmonisan Manusia dengan lingkungan sosialnya >> > > >> > > sebelum mempelajari Feng shui kita harus mengerti filosofi > masyarakat >> > > tionghoa sebelum memulai kajian berikutnya. >> > > >> > > Setelah itu ilmu fengshui terdiri dari beberapa bagian yang > semestinya >> > > juga dipelajari yang tidak saya bahas secara gamblang (kesimpulan >> > > kecil saja): >> > > >> > > 1. Ba Dji >> > > 2. Yi Jing >> > > 3. Chi >> > > 4. Tong shu >> > > >> > > Dan jg pertanyaan2 mengenai ornament tionghoa dan jg alat2 fengshui >> > > Alat Feng Shui adalah : >> > > >> > > 1. Magnetic Compas Feng shui. Cukup relevan bila yang menemukan mata >> > > angin pertama adalah masyarakat tionghoa. Dan cara kerja magnet >> > > >> > > 2. alat ukur meteran, Sangat berbeda ukuran meteran feng shui dengan >> > > alat meteran lainya. Perberdaaanya adalah adanya karater chi dalam >> > > alat ukurnya. >> > > >> > > Pembahasan berikutnya yang kita harapkan sebagai topik pembicaraan >> > > menarik di milis ini adalah : >> > > >> > > 1. Ornament tiongkok dan gaya arsitekturnya >> > > Dari masa dinasti sebagai tolak ukur perhitungan >> > > (Pembahasan boleh siapa aja mau menambahkan) >> > > >> > > 2. Pengaruh agama Buddha Tiongkok (mahayana), Tao dan konficius >> > > terhadap ilmu ini >> > > >> > > 3. ilmu Astrologi tiongkok terhadap perhitungan feng shui . >> > > >> > > 4. Pengertian Chi itu sendiri >> > > >> > > Semoga pembukaan topik saya bisa menarik perhatian dan mau memulai >> > > dikusi secara sehat. >> > > >> > > Salam purnama. >> > > >> > > >> > > ------------------------------------ >> > > >> > > .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :. >> > > >> > > .: Website global http://www.budaya-tionghoa.org :. >> > > >> > > .: Pertanyaan? Ajukan di > http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua:. >> > > >> > > .: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :. >> > > >> > > Yahoo! Groups Links >> > > >> > > >> > > >> > >> > >> > >> > > > ___DISCLAIMER___ This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error please notify the sender. Please note that any views or opinions presented in this email are solely those of the author and do not necessarily represent Universitas Ciputra as an academic institution. Finally, the recipient should check this email and any attachments for the presence of viruses. Universitas Ciputra accepts no liability for any damage caused by any virus transmitted by this email.
