Memuliakan Ibu

Oleh : Ahmad Soleh

Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar selalu berbuat dan bersikap
baik kepada orang tua, ayah dan ibu kita. Syariah yang mulia ini
memerintahkan untuk memelihara mereka dan tidak membentaknya di saat
mereka sudah renta. Sekadar mengatakan 'ah' pun dilarang. Bahkan,
larangan ini disejajarkan oleh Allah setelah larangan syirik kepada-Nya.

'Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia
dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.
Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia
lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan
kepada keduanya perkataan 'ah' dan janganlah kamu membentak mereka dan
ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.'' (QS Al Isra [17]: 23).

Secara khusus pula, Islam memerintahkan penganutnya untuk berbakti
kepada ibu. Karena, ibu adalah orang yang mengandung, melahirkan, serta
merawat kita. Dalam Alquran, Allah SWT menggambarkan penderitaan ibu,
sebagai penjelas kewajiban berbakti kepadanya. ''Dan Kami perintahkan
kepada manusia (berbuat baik) kepada dua ibu bapaknya, ibunya telah
mengandungnya dalam keadaan lemah, dan menyapihnya dalam dua tahun.
Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah
kembalimu.'' (QS Luqman [31] : 14).

Memuliakan ibu merupakan kewajiban yang diutamakan dan mengantarkan
pelakunya kepada derajat yang tinggi. Sehingga, jika tidak ada orang
lain yang memperhatikan ibu, mengurus, serta memeliharanya harus
didahulukan dari perang di jalan Allah sekalipun.

Mu'awiyah bin Jahimah As-Salami meriwayatkan bahwa ia datang kepada
Rasulullah SAW dan berkata, ''Ya Rasulullah, aku ingin berperang. Aku
datang kepadamu meminta pendapat.'' Rasulullah bertanya, ''Apakah engkau
masih memiliki seorang ibu?'' Dia menjawab, ''Masih.'' Kemudian Rasul
bersabda, ''Layanilah ia, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua
telapak kakinya.'' (HR An-Nasa'i)

Allah SWT mengharamkan seorang hamba durhaka kepada ibunya. Bukhari dan
Muslim meriwayatkan hadis dari Mughiroh bin Syu'bah. ''Sesungguhnya
Allah mengharamkan kalian durhaka kepada ibu, mengubur anak perempuan
hidup-hidup, menahan dan menuntut dan dia tidak suka kalian banyak
bicara, banyak bertanya dan menghambur-hamburka n harta.''

Bila Islam menghormati ibu sedemikian tinggi, bagaimana dengan kita?
Belum terlambat untuk memuliakan ibu kita mulai hari ini!

Sumber : Kolom Hikmah Koran Republika

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/

Kirim email ke