MENGHINDARI INVESTASI ‘JADI-JADIAN’ 2007
  <HANGGA SEV A. E., ST>*
  Tahun ’06 sudah terlewati, berbagai macam kenangan menjadikan pengalaman dan 
pelajaran tersendiri untuk menatap tahun 2007. Momen akhir tahun ini dapat 
dijadikan evaluasi personal, tentunya kita akan mengetahui seberapa banyak 
keinginan yang terealisasi yang sebelumnya ditargetkan di awal tahun 2006. 
Evaluasi tersebut termasuk dalam bidang investasi. Mengenai pencapaian 
pengerjaan, profit, dan loss akan benar-benar dilakukan perhitungan. Momen 
akhir tahun ’06 juga banyak yang memanfaatkan sebagai perencanaan investasi 
jangka panjang dan pendek. Semua ditelaah supaya mendapatkan mendekati kondisi 
ideal, mendapatkan profit sebesar mungkin dan resiko sekecil mungkin.
  Berbagai macam peristiwa investasi terjadi pada tahun 2006. Banyak investasi 
yang ditawarkan di tahun tersebut dengan berbagai macam modus yang intinya 
memberikan penawaran profit sebesar mungkin, pengembalian modal secepat 
mungkin, dan tentunya resiko yang sekecil mungkin. Beberapa kasus investasi 
memang benar demikian, tetapi beberapa investasi merupakan sebuah kedok 
penipuan. Kondisi perekonomian yang belum pulih menyebabkan masyarakat, 
khususnya yang berduit mencari alternatif investasi dengan janji-janji 
tersebut, yang salah satu alasannya supaya cepat kaya mendadak. Disinilah yang 
perlu diwaspadai, jangan sampai terjebak janji semata yang tiada bukti (money 
game).
  Rasa-rasanya masyarakat Bandung masih teringat jelas dengan kasus manajemen 
Ibist yang tiba-tiba kabur. Miliaran rupiah uang investor tiba-tiba lenyap. 
Ribuan orang merasa tertipu mentah-mentah, karena keuntungan yang dijanjikan 
sebesar 4% per bulan tidak didapatkannya. Kasus seperti ini pernah terjadi juga 
pada jaman ORBA. Ada kasus QSAR (Qurnia Alam Subur Raya), yayasan adil makmur 
pancasila, probest, money game yang berkedok rental mobil, penjualan oli, pom 
bensin, dan sebagainya
  Alat Promosi
  Yang menarik dari ’penipuan investasi’ ini adalah terdapat pola yang hampir 
seragam. Apa pun jenis penipuannya, investor awal yang telah menerima hasil 
investasi akan menjadi alat promosi yang efektif. Mereka akan menjadi penyebar 
berita keunggulan investasi yang dijalankan. Dengan menawarkan profit yang 
tinggi, dan munculnya mantra ’percayalah’, ’saya sudah menikmati kok hasilnya’, 
’masa saya berbohong si’, dan lain-lain. Investor melakukan tersebut karena 
pada umumnya mereka juga tidak sadar bahwa mereka sebenarnya calon mangsa yang 
empuk. Hanya mereka telah diberi pancingan manis supaya berinvestasi kembali 
dan dijadikan sebagai alat promosi.
  Masalahnya sekarang banyak sekali orang awam yang tidak bisa membedakan 
investasi ’beneran’ ataupun yang ’jadi-jadian’. Kedok yang digunakan biasanya 
memiliki perbedaan yang tipis antara investasi ’beneran’ ataupun yang 
’jadi-jadian’, hal tersebut dilakukan melalui kedok bisnis yang sah seperti 
investasi, MLM, arisan, simpan pinjam, dan penggunaan teknologi internet.
  Yang patut disayangkan juga, peran pemerintah sebagai filter tidak begitu 
efektif yang menyebabkan penipuan semacam ini menjadi merajalela. Pemerintah 
dinilai terlalu mudah memberikan ijin operasi bagi usaha-usaha tersebut tanpa 
pengawasan. Penegakan hukum perdata dan terutama pidana akan pasal 378 dan atau 
372 tentang penipuan dan atau penggelapan dirasakan sangat sulit oleh para 
korban penipuan. Sebagai pencegahan awal, bila ada bisnis yang mempunyai 
ciri-ciri operasional sebagai berikut, WASPADALAH!
  à   Menawarkan pola investasi dengan keuntungan spektakuler, biasanya profit 
yang ditawarkan jauh melebihi bunga deposito. Dan pengembalian modal yang 
sangat cepat. Misalnya mendapatkan tawaran investasi, back up dana proyek 
perataan jalan dengan bunga 25% selama 1 bulan saja.
  à      Investasi bagi hasil yang tidak jelas prospek dan proses bisnisnya.
  à      Menawarkan investasi inovatif tanpa dukungan aturan yang jelas.
  Menghindari Investasi ’jadi-jadian’
  Ada hikmah yang dapat diambil dari begitu banyaknya penipuan investasi di 
Indonesia. Berpikirlah dengan akal sehat, tidak usah emosi dan terlalu bernafsu 
untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu cepat tanpa adanya usaha. Jika 
kita ditawari bisnis oleh siapa pun (termasuk teman dekat ataupun bahkan 
saudara sendiri) hanya dengan menyetor uang dan kemudian ongkang-ongkang kaki, 
yang kemudian dapat menikmati penghasilan tinggi, WASPADALAH! Bertanyalah lebih 
detail, bagaimana atau ditempatkan dimana dana masyarakat sebesar puluhan atau 
bahkan ratusan miliar sehingga memperoleh tingkat keuntungan lebih dari 4% per 
bulan? Memang sih, ada beberapa bisnis yang dapat menjadikan keuntungan tinggi, 
namun kebanyakan skala bisnisnya kecil. Ya misalnya jualan gorengan, untungnya 
bisa mencapai 100% bahkan lebih. Namun jika modal gorengan ratusan miliar 
rupiah, kemana gorengan tersebut akan dijual?
  Umumnya bahwa semakin besar jenis bisnis, akan semakin kecil tingkat 
keuntungan yang dihasilkan dalam hal persentase pengembalian terhadap modal. 
Jika Anda sudah menikmati hasil investasi pada tahun 2006 dengan sangat lancar, 
maka masih sangat perlu diperhatikan jika Anda ingin menanamkan kembali di 
tempat yang sama pada tahun 2007. Siapa tahu, Anda sedang dicetak menjadi alat 
promosi perusahaan pengelola innvestasi . Sehingga yang tak kalah pentingnya 
adalah sebelum berinvestasi, jangan lupa juga untuk mencari informasi sebanyak 
mungkin yang berkaitan dengan tawaran-tawaran tersebut dari berbagai sumber. 
Dengan kata lain, kita tidak sekedar do the right things (adanya kontrak 
tertulis)  tetapi do things right , dengan begitu resiko yang akan dihadapi 
menjadi semakin kecil. Jika investasi dijalani yang benar dan dengan benar, 
maka masalah keuntungan akan mengikuti dengan sendirinya. Semoga investasi yang 
rekan-rekan lakukan di tahun 2007 ini lebih baik daripada tahun
 sebelumnya dan selamat tahun baru 2007.
  

  [ Data pendukung didapatkan dari : Sarijaya Securities dan Harian Pikiran 
Rakyat ]
  * Investment Manager ApMa Finance / Personal Investment
     Menteri Keuangan BEM KBM STT Telkom 2005/2006
  
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke