Yup,
sekarang malah beberapa negara telah "tertipu" untuk mengajukan bahwa root
servers dipegang oleh U.N. lewat I.T.U.  Padahal, power USA di UN lebih gede
ketimbang di ICANN. Lihat saja, kemaren perang di Irak, apakah ada yang
jatuhin sanksi ?
Makanya sekarang ini dari ISOC sedang mati-matian fight gimana supaya ICANN
tetap exist, tapi dengan upgrade "internasionalisasi", yakni melepaskan
ICANN dari kuasa USA, bahkan ada usulan bagaimana kalau kantor ICANN itu
dipindah saja resminya ke salah satu pulau yang tidak bertuan di lautan
pasifik, agar jadi benar-benar netral


salam,

Irwan Effendi


----- Original Message -----
From: "JPN. Sumarno" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[email protected]>
Sent: Thursday, August 04, 2005 11:18 AM
Subject: Re: [ccTLD-ID] usulan untuk "regenerasi" ccTLD


> On Thu, 4 Aug 2005, Irwan Effendi wrote:
> > Usul dari saya, sebelum bapak menyerahkan tanggung jawab pada penerus,
> > calon-calon nya di bina dulu dan diadakan fit and proper test.
> > Pendapat saya pribadi, yang namanya "regenerasi" itu mestinya sifatnya
> > "upgrade", bukan "downgrade",
> > jadi penerus bapak harus memiliki pengetahuan teknis yang lebih mantap,
> > bukan hanya sekedar pengetahuan politik ditambah kulit-kulit teknis.
Apalagi
> > soal moral, harus mengikuti jejak pendahulunya, jangan sampai begitu
pindah
> > tangan malah timbul kasus korupsi.
>
> Good point bos, btw new leader's f&p test procedure depend on the new
> organization consideration. Kalau tidak, maka pak Budi akan dibebani
> kembali dan disisi lain lembaga baru itu bisa dinilai orang "tidak
> available".
>
> > Gimana dengan usulan saya ini pak ? Kalau rekan-rekan lain juga
sependapat,
> > diumumkan saja "DICARI!, calon pengelola domain .id".
>
> Ide ini baik bos, akan tetapi mengingat begitu banyaknya komunitas IT di
> Indonesia, maka ada baiknya kalau lembaga baru itu memasang iklan seperti
> itu seperti yg mirip dilakukan KPK, jangan lupa umurnya 27 tahun saja,
> supaya lebih tahan ditekan oleh US law :-). Menjadi admin .id adalah
> menjadi "martir bagi bangsa Indonesia" pada saat ini sampai waktu yg tidak
> ditentukan, kecuali ada progress dari perwakilan pemerintah sedunia di
> ICANN, berupa usaha pemindahan tangungjawab root server dari Depart of
> Commerce US ke ICANN yg saat ini dikenal bergerak di urusan
> Internasional-nya.
>
> > Kalau ketemu calon-calon yang layak secara moral, sedikit kekurangan
> > pengetahuan teknis tidak apa-apa, ISOCID bersedia membantu memberikan
> > pelatihan pada para kandidat berdasarkan semua stok RFC yang saat ini
> > berlaku.
>
> Ide ini amat baik sekali, walau saat ini akan dilihat orang sebagai sebuah
> usaha untuk "menjadikan seseorang lainnya menjadi martir lagi" :-).
>
> Ini memang dilematis, disisi lain harus menjunjung demokrasi, disisi lain
> malahan demokrasi IT Indonesia tertindas oleh US law :-).
>
> Salam,
> -marno-
>
>
>
>

Kirim email ke