> ISOCID pernah keliling-keliling kota dalam mempromosikan ide > micropayment, > namun tidak berhasil mendapatkan dukungan dari institusi > finansial, mungkin > karena rencana belum matang atau hal lain. Pak Budi berminat > untuk informasi > ini? saya bisa kirimkan presentasinya. memang kalau bisa > jadi, seru sih, > salah satunya mendaftar .id ga perlu bikin sibuk admin .id > terbitin invoice > lagi :)
Sebenarnya pembayaran domain ngga bisa dikategorikan micropayment, krn sudah cukup besar (di atas 100 ribu). Jadi, memang bola tanggung. Pake kartu kredit tanggung, krn pembayaran kecil dan resiko fraud di Indonesia besar sekali. Sementara, kalau pake transfer, di Indonesia belum ada mekanisme yg online. Sedangkan untuk micropayment (10 ribu ke bawah), yg bisa digunakan justru mekanisme pulsa handphone. Perusahaan tempat saya bekerja udah bbrp kali mau merintis ke sana. Tapi, krn UU perbankan di Indonesia tidak mengijinkan pengelolaan lalu lintas uang selain oleh lembaga keuangan, jadinya agak susah. - irving http://www.irvingevajoan.com
