Hallo Hara Hope....bagus kok artikelnya...aku gak tahu sama sekali 
ttg itu....tapi skrg jadi tahu deh setelah kamu umumin...^-^

Semoga saja nanti aku sempet liat...kan jarang2 bisa liat keagungan 
Tuhan...^-^ tulllll gak temen2.....???

Salam,


Zufria Rahma



--- In [email protected], Hara Hope <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> PENGOEMOEMAN
> Temans, tahun 2007 ini, kita akan mengalami peristiwa 
>  gerhana bulan total yang unik! Kenapa disebut begitu? 
>  Karena tahun ini kita mengalami DUA KALI GERHANA YANG 
>  BERSAMBUNG! Bersambung dalam arti yang sama dengan saat 
>  kamu nonton sinetron seri atawa miniseri. Ada jedanya, 
>  gituh. Ada berhentinya dan lanjutannya nanti pada waktu 
>  yang sudah dijadwalkan.
>  Nah, gerhana bulan kali ini juga begitu.
>  
>  Pada 4 Maret 2007 (Minggu subuh) akan terjadi gerhana 
>  bulan total. Dengan rincian:
>  Lama gerhana total: 1 jam 14,2 menit
>  Penumbra 1 (P1) : pukul 4:29.9 WIB
>  Awal Total, U2 : pukul 5:43.9 WIB
>  Akhir Total, U3 : pukul 6:58.1 WIB
>  Penumbra 4 (P4) : pukul 9:25.5 WIB
>  Pertengahan gerhana : pukul 6:20.8 WIB
>  Matahari terbit (Jakarta) : pukul 5:58.15 WIB (Bandung 
>  dikurangi 3 mnt)
>  
>  Sedangkan,
>  
>  Pada 28 Agustus 2007 (Selasa magrib) akan terjadi 
>  gerhana bulan total dengan rincian:
>  Lama gerhana total: 1 jam 30,9 menit
>  Penumbra 1 (P1) : pukul 14:52.0 WIB
>  Awal Parsial, U1 : pukul 15:50.8 WIB
>  Awal Total, U2 : pukul 16:51.9 WIB
>  Akhir Total, U3 : pukul 18:22.8 WIB
>  Akhir Parsial, U4 : pukul 19:23.9 WIB
>  Penumbra 4 (P4) : pukul 20:22.5 WIB
>  Pertengahan gerhana : pukul 17:37.2 WIB
>  Matahari terbenam (Jakarta) : pukul 17:55.05 WIB (Bdg 
>  -3 mnt)
>  Bulan terbit (Jakarta) : pukul 17:51.06 (Bdg -3mnt)
>  
>  Nah, pada 4 Maret nanti itu kita akan menyaksikan gerhana 
>  bulan total. Namun sayangnya, berhubung waktunya mepet 
>  banget dengan waktu matahari terbit, kita "hanya" 
>  akan menikmati keindahannya sampai bulan berubah jadi 
>  gerhana total. Kita nggak akan bisa melihat proses Umbra 3 
>  (U3) dan seterusnya. 
> 
>  Tapi jangan khawatir, gerhana bulannya "to be continued" 
>  ke bulan Agustus.
>  
>  Pada 28 Agustus nanti kita justru nggak bisa ngelihat 
>  Penumbra 1 sampai Umbra 2-nya (U2). Tahu-tahu pas nongol, 
>  bulannya udah gerhana total. Asik kan? Kita udah kayak 
>  nonton lanjutan "Sinetron gerhana Bulan" yang bulan Maret 
>  lalu he he.
>  
>  Bulan adalah Kertas Terbakar
>  Bagi sebagian orang, peristiwa ini mungkin biasa-biasa 
>  aja. Nggak ada menariknya. Tapi coba deh melihatnya 
>  sekali-kali. Luangkan waktumu untuk menikmati keindahannya 
>  sambil ditemani cemilan dan secangkir kopi hangat di waktu 
>  subuh atau secangkir teh hangat di waktu magrib. 
> Apalagi sebenarnya melihat gerhana bulan total paling asik 
>  dengan mata telanjang. Pandangan kita terasa lebih bebas 
>  menyaksikannya. Tapi memakai teropong juga nggak apa-apa. 
>  Malahan ini akan menimbulkan sensasi tersendiri. Gerhana 
>  akan terlihat lebih tegas dan saat itu kamu seakan melihat 
>  bulan "hanyalah" kertas bundar yang perlahan-lahan 
>  menghitam karena terbakar!
>  
>  Sensasi Fotografi
>  Bagi yang suka fotografi dan senang akan tantangannya, 
>  memotret gerhana bulan memiliki kenikmatan tersendiri. 
>  Apalagi obyek ini tergolong paling "aman" kalau 
>  dibandingkan bintang dan matahari. Kalau kita membidik 
>  bintang, pasti kita terkendala cahaya yang kurang (maklum 
>  bintang kecil dan jauh). Dan kalau kita membidik matahari 
>  kita terkendala oleh tingginya intensitas cahaya – yang 
>  walaupun saat terjadi gerhana intenstitasnya tetap tinggi 
>  – sehingga bisa membuat hasil jepretan kurang maksimal.
>  Nah, kalau bulan ada pada kondisi antara bintang dan 
>  matahari. Lebih ramah untuk difoto walaupun sebenarnya 
>  tetap menimbulkan (sedikit) distorsi cahaya.
>  
>  Jadi sok atuh, kalau punya teropong, berdayakan untuk 
>  melihat gerhana bulan total ini (lalu "kawinkan" dengan 
>  kamera kamu. Kalau punya kamera bertele khusus malah lebih 
>  baek. Kalau punya binocular juga boleh. Asal jangan kaca 
>  pembesar ala Sherlock Holmes. Bukan apa-apa. Aneh aja 
>  diperhatiin orang he he.
> 
> Planetarium Open House
> Sejauh ini, Planetarium Jakarta akan open house. Kita-kita bisa 
ikutan neropong. Kalau melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya sih, 
pengunjungnya banyak banget. Mudah-mudahan aja nggak crowded banget 
sehingga kalo kamu berniat ikutan neropong di sana tetap 
berkesempatan meneropong sang bulan. Atau setidaknya, walaupun 
crowded tetap asik buat neropong sama-sama. `Tul nggak? Tapi ide-ku 
sih, kalau semisalnya kamu diam-diam ternyata punya teropong bintang 
(monocular) atau teropong medan (binocular) sekalian aja bawa buat 
neropong di Planetarium. Biar nggak capek ikutan ngantri, sekaligus 
bantu-bantu yang lain ikutan liat lewat teropongmu gituh.
> 
> oya, sepengetahuanku ITB Bandung dan JAC (Jogja Astronomi Club) 
juga neropong. tapi nggak tau open house atau nggak. Yang jelas, 
berbahagialah teman2 yang di Medan atau Aceh karena bisa melihat 
gerhana bulanMaret lebih panjang, dan berbahagialah teman2 yang di 
Bali atau Wamena yang bisa melihat gerhana bulan Agustus lebih cepat.
>  
> 
>  Regards,
>  Hara Hope
>  anggota Himpunan Astronom Amatir Jakarta
> www.harahope.multiply.com
> www.harahope.blogs.friendster.com
>       
> 
>  
> ---------------------------------
> Never miss an email again!
> Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it 
out.
>


Kirim email ke