Whoaaaaaaaaah...mesti berpikir sampe seribu kali untuk menjadi seorang penulis 
(mengelus dada, mengusap muka, terus menyusut air mata yang mulai tergenang di 
mata ryu)

Editor said :


Marilah, hai, para calon penulis yang budiman. Berpikirlah. Gali bakat
dan potensi Anda. Jangan sia-siakan sel-sel kelabu Anda. 

Ryu said :

seep..seep...semoga sel-sel kelabu di otak ini akan terbuka, dan akan 
melejitkan satu gebrakan dahsyat yang bermuara pada lesat panah kreatifitas.

//Melihat tumpukan naskah novel yang di tolak penerbit. 


 
Straigh Your Plan, Complete Your Effort, Raise Your Tawakkal...
 @Ryu never Give up~
 Http://tmnbaru.blogspot.com

On Store 'Teen World : Ortu Kenapa Sih?' - Juni 2006, Penerbit Cinta
On Store Flash Flash Flash (kumpulan cerita sekilas) - Desember 2006, Penerbit 
Gradien
Kumcernak - Desember 2006 -Will be Published by Penerbit Ganeca 



----- Original Message ----
From: My Luna <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, March 14, 2007 9:50:36 AM
Subject: [cerkit] Tips menulis : Dari Editor untuk Calon Penulis









  


    
            



Ini tulisan yang gue ambil dari blog seorang editor dari sebuah
penerbit. Tulisan ini katanya sangat mewakili perasaan para editor,
yang tiap bulannya mesti menilai kurang-lebih 30 naskah masuk. Di
bagian bawah, ditambahkan juga tanggapan editor lain atas tulisan ini.
So, menurut gue tulisan ini penting banget buat para penulis, terutama
penulis pemula. Read on!



Dari Editor untuk Calon Penulis [Keluhan sang editor mahakuasa]

Ada tumpukan naskah di bawah meja. Naskah para calon penulis yang
[tentunya] punya impian bukunya bisa diterbitkan THE publishing house
of Indonesia. Sayangnya [sama sekali] tidak banyak yang layak terbit.
Apa yang bisa diharapkan dari naskah-naskah malang itu kalau adegan
pembuka-bab I-halaman 1-paragraf pertama selalu dimulai dengan 



“Kring!” Hah, bunyi apa itu? Astaga, sudah jam tujuh! Duh, aku telat
lagi deh!” 





atau 





Tok tok tok!!! “Shinta! Bangun! Kamu sekolah gak?” “Hah! Mama kenapa
gak bangunin Shinta dari tadi? Ini sudah jam tujuh!” Lalu Shinta
tergopoh-gopoh ke kamar mandi.





Dan keklisean itu msh ditmb bhs SMS ala gw-lo yg disngkt-sngkt n pnh
tnda bc…………… sampai berderet-deret banyaknya!!! !!!!!!!!! !





Kalau saja para calon penulis itu tahu: Begitu editor tertentu [*cough*
moi] membaca adegan klise seperti di atas---bahkan tak sampai satu
paragraf---sang editor yang mahakuasa langsung menumpuknya di meja,
menandainya dengan tulisan “TOLAK”, membubuhkan paraf serta tanggal,
dan kadang-kadang memberi keterangan “Cerita basi”.





Bisakah Anda para pembaca membayangkan jalan cerita naskah semacam itu?
Biasanya, naskah sejenis itu menceritakan kisah hidup sang penulis
sendiri. Biasanya, sang penulis masih duduk di bangku SMP atau SMA.
Biasanya, sang penulis berjenis kelamin perempuan. Biasanya, si tokoh
gadis yang cantik dan populer naksir pemain basket yang ngetop tapi
sikapnya dingin setengah mati. Biasanya, ada adegan di kantin sekolah
atau di lapangan basket. Biasanya… 



Dan akhirnya pun bisa ditebak: kedua tokoh yang tadinya musuhan
akhirnya saling menyatakan cinta dan janji sehidup semati.



Tidak ada yang lebih basi daripada itu.



Marilah, hai, para calon penulis yang budiman. Berpikirlah. Gali bakat
dan potensi Anda. Jangan sia-siakan sel-sel kelabu Anda. Dan bagi Anda
yang sebenarnya tidak memiliki bakat dan potensi, sadarilah keberadaan
Anda, dan tuangkanlah kreativitas Anda di bidang-bidang lain. 



Jangan buru-buru menyatakan Anda sedang menulis buku hanya karena
belakangan muncul penulis-penulis cantik [dan beken] yang karyanya
berhasil menjadi best seller. Jangan buru-buru berpendapat, Ah, apa
sulitnya menulis novel, cerpenku kan pernah dimuat di Aneka waktu SMA
dulu. Jangan menganggap ketika novel [basi] itu akhirnya selesai,
penerbit-penerbit akan berebut dan menawarkan royalti paling tinggi.



Banyak-banyaklah membaca. Banyak-banyaklah belajar dari karya  orang
lain. Mawas diri---kejar impian Anda bila Anda punya napas cukup
panjang, atau lupakan saja bila faktor bakat, kemauan, dan kemampuan
itu ternyata sangat terbatas. Bila Anda memang punya tiga faktor
tersebut, silakan berkreasi, namun jadilah kreatif. Temukan sesuatu
yang baru. Cari angle yang tidak biasa. Be creative.



Please.



Siska



Tanggapan editor lain :

Satujuh!!! Dan yg kusadari setelah menghadapi gunung naskah itu:
penampilan sangat penting. Paling males baca naskah yg penuh tipp-ex,
apalagi kalo coretan tangan terus ditambahi catatan (dg tulisan tangan
juga).

Paling suka dapat naskah yg terjilid rapi, ketikan jelas, disertai
riwayat hidup pengarangnya. Jadi kelihatan bahwa yg bikin itu "niat". 

Oya, tolong juga tiap naskah disertai sinopsis, biar para editor yg
mahakuasa ini agak semangat baca naskahnya (kalo sinopsisnya bagus).



Komentar gw:

Mudah2an "isi blog" ini bisa berguna untuk para calon penulis disini...




Kesimpulannya, buatlah seorang editor tertarik pada tulisan kita saat
"pandangan pertama", saat dia mulai membuka naskah kita. Jika si editor
awalnya udah tertarik pada tulisan kita, maka dia akan makin penasaran
untuk terus membaca tulisan kita, bahkan sampe selesai. Dan jika itu
sampe terjadi, naskah kita punya peluang besar untuk bisa diterbitkan.



Jadi, kesan pertama harus "menggoda". Selanjutnya. ...terserah si editor
hee..hee..heee







salam manis,



luna
trsyg

www.novelku. com





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial,helvetica,clean,sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;
}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;
}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;
font-family:Verdana;
font-size:77%;
margin:0;
}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;
}
#ygrp-actbar{
clear:both;
margin:25px 0;
white-space:nowrap;
color:#666;
text-align:right;
}
#ygrp-actbar .left{
float:left;
white-space:nowrap;
}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;
font-size:77%;
padding:15px 0;
}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;
font-size:77%;
border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;
}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
padding:2px 0 8px 8px;
}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;
font-family:Verdana;
font-weight:bold;
color:#333;
text-transform:uppercase;
}
#ygrp-vital ul{
padding:0;
margin:2px 0;
}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;
clear:both;
border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;
color:#ff7900;
float:right;
width:2em;
text-align:right;
padding-right:.5em;
}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;
}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;
}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;
}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;
background-color:#e0ecee;
margin-bottom:20px;
}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;
margin:0;
}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;
padding:6px 0;
font-size:77%;
}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;
font-size:130%;
}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;
margin-bottom:20px;
padding:0 8px;
}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;
}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;
font-weight:bold;
color:#628c2a;
font-size:100%;
line-height:122%;
}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;
}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;
}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;
}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;
}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;
}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->








 
____________________________________________________________________________________
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. 
Try the Yahoo! Mail Beta.
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/newmail_tools.html 

Kirim email ke