Whoaaaaaaaaah ... ikutan menangis bersama Ryu. Hehehe ... biar Ryu ada
temen.
Novel teenlit pertamaku ditolak dengan sukses karena ciri-cirinya persis
seperti yang ditulis diatas.
"CERITA BASI". Hmmm ... itu komentar yang aku terima juga. Sebuah pecutan
yang membuat aku mulai menggali sel-sel kelabu (Halah) dan mencoba menyusun
cerita baru dengan tema yang jauh berbeda. Mulai dengan berpikir jernih, dan
mengawali dengan outline yang jelas dengan tokoh-tokoh yang nyata.
Selanjutnya aku harus menyadari : Ngga usah ngebut deeeeeeeeh ... nyantai
aja, tapi dapet hasil yang memuaskan. **ini dalam rangka menyemangati diri
sendiri juga**

Thanks Lun!

On 3/14/07, Ryu Tri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Whoaaaaaaaaah...mesti berpikir sampe seribu kali untuk menjadi seorang
penulis (mengelus dada, mengusap muka, terus menyusut air mata yang mulai
tergenang di mata ryu)

Editor said :

Marilah, hai, para calon penulis yang budiman. Berpikirlah. Gali bakat dan
potensi Anda. Jangan sia-siakan sel-sel kelabu Anda.

Ryu said :

seep..seep...semoga sel-sel kelabu di otak ini akan terbuka, dan akan
melejitkan satu gebrakan dahsyat yang bermuara pada lesat panah kreatifitas.

//Melihat tumpukan naskah novel yang di tolak penerbit.



Straigh Your Plan, Complete Your Effort, Raise Your Tawakkal...
@Ryu never Give up~
Http://tmnbaru.blogspot.com <http://tmnbaru.blogspot.com>

On Store 'Teen World : Ortu Kenapa Sih?' - Juni 2006, Penerbit Cinta
On Store Flash Flash Flash (kumpulan cerita sekilas) - Desember 2006,
Penerbit Gradien
Kumcernak - Desember 2006 -Will be Published by Penerbit Ganeca


----- Original Message ----
From: My Luna <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, March 14, 2007 9:50:36 AM
Subject: [cerkit] Tips menulis : Dari Editor untuk Calon Penulis

 Ini tulisan yang gue ambil dari blog seorang editor dari sebuah penerbit.
Tulisan ini katanya sangat mewakili perasaan para editor, yang tiap bulannya
mesti menilai kurang-lebih 30 naskah masuk. Di bagian bawah, ditambahkan
juga tanggapan editor lain atas tulisan ini. So, menurut gue tulisan ini
penting banget buat para penulis, terutama penulis pemula. *Read on!*

*Dari Editor untuk Calon Penulis [Keluhan sang editor mahakuasa]*
Ada tumpukan naskah di bawah meja. Naskah para calon penulis yang
[tentunya] punya impian bukunya bisa diterbitkan THE publishing house of
Indonesia. Sayangnya [sama sekali] tidak banyak yang layak terbit. Apa yang
bisa diharapkan dari naskah-naskah malang itu kalau adegan pembuka-bab
I-halaman 1-paragraf pertama selalu dimulai dengan

"*Kring!" Hah, bunyi apa itu? Astaga, sudah jam tujuh! Duh, aku telat lagi
deh!" *


atau


*Tok tok tok!!! "Shinta! Bangun! Kamu sekolah gak?" "Hah! Mama kenapa gak
bangunin Shinta dari tadi? Ini sudah jam tujuh!" Lalu Shinta tergopoh-gopoh
ke kamar mandi.
*

Dan keklisean itu msh ditmb bhs SMS ala gw-lo yg disngkt-sngkt n pnh tnda
bc…………… sampai berderet-deret banyaknya!!! !!!!!!!!! !


Kalau saja para calon penulis itu tahu: Begitu editor tertentu [*cough*
moi] membaca adegan klise seperti di atas---bahkan tak sampai satu
paragraf---sang editor yang mahakuasa langsung menumpuknya di meja,
menandainya dengan tulisan "TOLAK", membubuhkan paraf serta tanggal, dan
kadang-kadang memberi keterangan "Cerita basi".


Bisakah Anda para pembaca membayangkan jalan cerita naskah semacam itu?
Biasanya, naskah sejenis itu menceritakan kisah hidup sang penulis sendiri.
Biasanya, sang penulis masih duduk di bangku SMP atau SMA. Biasanya, sang
penulis berjenis kelamin perempuan. Biasanya, si tokoh gadis yang cantik dan
populer naksir pemain basket yang ngetop tapi sikapnya dingin setengah mati.
Biasanya, ada adegan di kantin sekolah atau di lapangan basket. Biasanya…

Dan akhirnya pun bisa ditebak: kedua tokoh yang tadinya musuhan akhirnya
saling menyatakan cinta dan janji sehidup semati.

Tidak ada yang lebih basi daripada itu.

Marilah, hai, para calon penulis yang budiman. Berpikirlah. Gali bakat dan
potensi Anda. Jangan sia-siakan sel-sel kelabu Anda. Dan bagi Anda yang
sebenarnya tidak memiliki bakat dan potensi, sadarilah keberadaan Anda, dan
tuangkanlah kreativitas Anda di bidang-bidang lain.

Jangan buru-buru menyatakan Anda sedang menulis buku hanya karena
belakangan muncul penulis-penulis cantik [dan beken] yang karyanya berhasil
menjadi best seller. Jangan buru-buru berpendapat, Ah, apa sulitnya menulis
novel, cerpenku kan pernah dimuat di Aneka waktu SMA dulu. Jangan menganggap
ketika novel [basi] itu akhirnya selesai, penerbit-penerbit akan berebut dan
menawarkan royalti paling tinggi.

Banyak-banyaklah membaca. Banyak-banyaklah belajar dari karya  orang lain.
Mawas diri---kejar impian Anda bila Anda punya napas cukup panjang, atau
lupakan saja bila faktor bakat, kemauan, dan kemampuan itu ternyata sangat
terbatas. Bila Anda memang punya tiga faktor tersebut, silakan berkreasi,
namun jadilah kreatif. Temukan sesuatu yang baru. Cari angle yang tidak
biasa. Be creative.

Please.

Siska

*Tanggapan editor lain :*
Satujuh!!! Dan yg kusadari setelah menghadapi gunung naskah itu:
penampilan sangat penting. Paling males baca naskah yg penuh tipp-ex,
apalagi kalo coretan tangan terus ditambahi catatan (dg tulisan tangan
juga).
Paling suka dapat naskah yg terjilid rapi, ketikan jelas, disertai riwayat
hidup pengarangnya. Jadi kelihatan bahwa yg bikin itu "niat".
Oya, tolong juga tiap naskah disertai sinopsis, biar para editor yg
mahakuasa ini agak semangat baca naskahnya (kalo sinopsisnya bagus).

*Komentar gw:*
Mudah2an "isi blog" ini bisa berguna untuk para calon penulis disini...

Kesimpulannya, buatlah seorang editor tertarik pada tulisan kita saat
"pandangan pertama", saat dia mulai membuka naskah kita. Jika si editor
awalnya udah tertarik pada tulisan kita, maka dia akan makin penasaran untuk
terus membaca tulisan kita, bahkan sampe selesai. Dan jika itu sampe
terjadi, naskah kita punya peluang besar untuk bisa diterbitkan.

Jadi, kesan pertama harus "menggoda". Selanjutnya. ...terserah si editor
hee..hee..heee



salam manis,

*luna trsyg
www.novelku. com <http://www.novelku.com>*


------------------------------
The fish are biting.
 Get more 
visitors<http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/sponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50>on
 your site using Yahoo!
Search Marketing.




--
Knowing me more at Dunia Iwok :
http://iwok.blogspot.com
http://buku-iwok.blogspot.com

Kirim email ke