Hampir Tiga Puluh Hari Kusimpan Wajah Rembulan
 
 
 rindu meremas jantung
 tersumbat kekata di ujung jemari
 gemulung ombak meneluh tubuh karangku
 letih berpagut di angan hari-hari penantian
 
 
 wajahmu datang di mula tumbuh kecambah
 rekah bebunga malam di sulur perjanjian waktu
 meranggas masa
 hari bergulirlah di semenanjung cemas
 
 
 melindap wajahmu di gemawan rindang awan
 menyusut bersama lari bumi
 sisakan rindu yang palung
 
 
 tiga puluh hari kesabaran
 pendarmu kembali tetapi iriskan nyeri  
 meraja semesta raya menyirap lugu bebintang
 kau sembunyi di dingin kutub
 membeku di depan remah setiaku
 
 
 berlarilah aku ke sumurung gurun
 ke kisi rancah sebah
 ke ramus kata-kata  
 sembunyiku di sebuah kegagapan lisan
   
 rohku melayang di ringkai kenangan musim kemarau
 meruang belenggu
 renjana telah dirungguhkan takdir
 atas kedatangan mula pagi
 
 
 29 Juli 2007
 
       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke