Wah selamat ya Son, karena buku keduanya sudah terbit.
Yang pertama aja kocak banget, sampe ngakak-ngakak tuh bacanya.
Yang kedua ini juga pasti nggak kalah kocaknya.
Segera berburu di Gramedia nih. kemarin sudah ngelihat sekilas covernya.

Selamat ya!

2008/2/23 Sony Asgar Herdiana <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Dear All,
>
> Sebelumnya maaf kalau tiba-tiba nongol dan promosi :) Ya, karena kesibukan
> menyelesaikan study S2 saya jadi jarang sekali nengok milis. Anyway, kemarin
> liburan ke Indonesia ada kejutan manis kiriman bukti cetak novel ke-2 saya.
> Tentunya syukur dan alhamdulillah banget. So, sekedar berbagi kebahagiaan,
> ini sedikit informasi mengenai novel kedua saya itu.
>
> Judul : Kau Pergi Kau Kucari
> Genre : Teen-Tulalit
> Penerbit : Grasindo
>
> Sedikit sinopsis dan trailer :
>
> *ADA* teori yang mengatakan jika dua orang penakut bersama-sama, maka akan
> jadi ada dua orang setengah berani. Lalu kalau dua orang setengah berani
> tersebut digabung dengan seorang penakut lainnya, maka akan jadi ada tiga
> orang berani.
>
>
>
> Tetapi rupanya teori tersebut menjadi tidak berlaku ketika dianalogikan
> dengan kondisi berikut ini. Jika ada dua orang idiot bergabung bukan berarti
> menjadi akan ada dua orang setengah pintar, tapi malah menjadi dua orang
> yang siap-siap bikin keributan. Lalu jika ada seorang idiot lagi bergabung
> maka siap-siaplah akan terjadinya sebuah kericuhan. Nah…, jika sekarang
> berkumpul empat orang idiot seperti Izal, Binsar, Otong, dan Beno, maka
> siap-siaplah akan terjadinya kiamat sugro, kejadian katostropik.
>
>
> (*Awal Bab 4 – Café D'Martz*)
>
>
>  *Otong Surotong*
>
> Bujangan yang asli sunda ini ahli dalam tipologi cewek dan analisis
> 'Mengapa seorang pria di tolak seorang wanita?'. Keahlian yang sudah tidak
> diragukan lagi. Tercatat Otong telah membuat puluhan makalah dan
> berkali-kali menye-lenggarakan seminar sehari dengan tema di atas.
>
> Kepiawaian Otong sendiri tak lain karena bekal *experience* dan *learning
> by doing* tujuh belas kali menyatakan cinta dan sembilan belas kali di
> tolak![1] <http://blank.html?bn=818.31#_ftn1> Otong pernah mengalami
> berbagai macam cara penolakan. Dari cara yang sadis sampai cara yang manis.
>
> Cara-cara penolakan tersebut dideskripsikan oleh Otong sebagai berikut :
>
> *Cara Sadis *: Si cewek langsung melepas rantai anjing herdernya sambil
> berkata, "Gigit cowok itu, biar banggun dan nggak mimpi lagi!"
>
> *Cara Agak Sadis *: Si cewek akan berkata: "Sorry aja ya, gue nggak level
> ama elu!"
>
> *Cara Moderat *: Si cewek akan berkata : "Maaf ya, saya masih sekolah,
> kata papa harus selesai sekolah dulu, baru boleh pacaran."
>
> *Cara Agak Manis* : Si cewek akan berkata : "Saya sebenernya seneng juga
> sama kamu. Tapi kayaknya saya lebih cocok jadi adik kamu deh."
>
> *Cara Manis* : Si cewek akan berkata : "Saya merasa sangat tersanjung oleh
> ketulusan hati kamu, saya sangat bahagia ada yang mau nyayangin saya, tapi
> …saya rasa hubungan kita akan lebih abadi dan lebih indah kalau saya dan
> kamu tetep jadi sahabat."
>
>
>
> Namun apapun cara yang disampaikan. Pada akhirnya Otong mengambil
> kesimpulan bahwa ditolak itu intinya tetep aja …. 
> *peurih**[2]*<http://blank.html?bn=818.31#_ftn2>.
>
>
> Atas dasar itu pula dalam setiap ceramahnya Otong selalu mengingatkan para
> pria yang akan melakukan penembakan agar sudah benar-benar memastikan 5 hal
> pokok dari cewek yang menjadi target penembakannya. Kelima hal pokok
> tersebut adalah sebagai berikut :
>
> 1.      Pastikan cewek tersebut tidak kekurangan sahabat.
>
> 2.      Pastikan cewek tersebut sudah tidak memerlukan tambahan kakak
> laki-laki.
>
> 3.      Pastikan cewek tersebut tidak punya orang tua yang menjadikan
> kelulusan sekolah sebagai sebuah  syarat untuk pacaran.
>
> 4.      Pastikan levelitas cewek tersebut setingkat dengan levelitas anda.
>
> 5.      (Yang paling penting) Pastikan cewek tersebut tidak punya anjing
> herder.
>
>
>
> Akhirnya Otong pun berhasil menciptakan sebuah semboyan yang paling
> terkenal mengenai hal ini, yaitu : "Jangan jadikan penolakan sebagai akhir
> dari perjalanan cinta, tetapi jadikanlah penolakan sebagai awal dari
> penemuan cinta sejati." Berbekal semboyan yang terdengar heroik ini pula
> Otong tidak pernah merasa lelah untuk terus memburu cintanya dan semakin
> membiasakan diri dengan penolakan yang dialami.
>
> ------------------------------
>
> [1] <http://blank.html?bn=818.31#_ftnref1> Yang ini bisa jadi bukan
> hiperbola, hayo ngaku kalau pernah ngalamin J
>
> [2] <http://blank.html?bn=818.31#_ftnref2> Rasa pedih yang menyayat-nyayat
> hati, susah dicari obatnya selain mengurung diri, merenung sambil menangis 7
> hari 7 malam.
>
>
>  Novelnya saat ini sudah tersedia di toko-toko buku. Semoga bisa dinikmati
> dan memberikan hiburan.
>
>
>
> Salam,
> Sony Asgar
> Mr. Right (Grasindo, Agustus 2006)
> Opera Zaman : Antologi Cerpen Petualangan (Grafindo, 2006)
> Kau Lari Kau Kucari (Grasindo, January 2008)
>
>
> ------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your 
> homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs>
> 
>



-- 
Knowing me more at Dunia Iwok :
http://iwok.blogspot.com
http://buku-iwok.blogspot.com

Kirim email ke