http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2007/3/29/n1.htm
Kasus Hadiah ''Beras Vietnam'' -- Anak-Istri Widjanarko Terancam Terseret Jakarta (Bali Post) - Kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atas pengadaan komoditi Bulog, tidak hanya melibatkan mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo. Istri dan anaknya juga terancam terseret. Hal tersebut menyusul telah adanya jadwal pemeriksaan keluarga Widjanarko itu. Pemeriksaan terhadap keluarganya ini untuk mengetahui asal aliran dana ilegal yang masuk ke rekening (tersangka Widjanarko). Dugaan itu harus dirumuskan dengan dibarengi barang bukti yang ada. Demikian penegasan Pelaksana Tugas (Plt.) Jampidsus Kejaksaan Agung Hendarman Supandji, Rabu (28/3) kemarin. Selain keluarga, lanjut dia, mantan suami Dirut PT Tugu Dana Utama (TDU) Laksmiati Samarhadi, Cheong Karm Chuen juga akan diperiksa. Warga Singapura itu merupakan pemilik perusahaan itu yang menjadi rekanan Bulog, ketika dilakukan pengadaan impor beras asal Vietnam pada 2001-2002. Jika Cheong ingkar dari panggilan, tim penyidik sudah menyiapkan langkah lain untuk mendukung pemeriksaan kasus ini. ''Kami tidak hanya terpaku pada warga Singapura itu, karena masih banyak barang bukti yang bisa mendukung penyidikan kasus ini. Dokumen itu yang nanti dicocokkan dengan keterangan saksi, bukan sebaliknya. Tetapi sudah pasti dia (Cheong-red) diperiksa. Ini penting untuk mengetahui distribusi aliran dana,'' ungkapnya. Dalam kesempatan ini, Hendarman meralat soal batas waktu penuntasan kasus dugaan korupsi tersangka Widjanarko untuk pengadaan impor fiktif sapi asal Australia. Semula ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan, kini dimajukan menjadi dua minggu. Pengajuan deadline itu didasari kekhawatirannya penanganan yang berlarut-larut, dapat mengganggu penyidikan kasus lain yang juga melibatkan Widjanarko. ''Kalau kasus (impor sapi) berlarut-larut, saya khawatir penyidikan kasus kedua nanti tidak selesai. Meski sambil jalan, satu-satu kasusnya harus tuntas dan bisa secepatnya disidangkan,'' ujar Ketua Timtas Tipikor ini. (kmb3) [Non-text portions of this message have been removed]
