Pemberian asil itu dasarnya konvensi Jeneva 1951. Konvensi telah didatangi dan diratifikasi oleh banyak negara teristimewa negera-negara Europa Barat dan USA. Selain konvensi tsb mungkin saja ada peraturan tambahan dari masing-masing negara mengenai permintaan suaka. Parlemen tidak mengurus lansung mengenai soal asil, yang mengurus adalah bahagian imigrasi.
----- Original Message ----- From: ANDREAS MIHARDJA To: [email protected] Sent: Wednesday, April 04, 2007 10:12 PM Subject: Re: CiKEAS> Kebohongan perkosaan masal Mei 1998 terungkap! Tak benar Pemerintah USA, Australia dan EU semua menganggap peristiwa Mei terjadi dan menurut berita yg masuk - dilakukan oleh rezim Suharto dgn ABRI-nya. Karena peristiwa ini pemerintah USA memberikan para korban2 peristiwa ini semua political asylum Juga pemerintah2 diAsia mengetahuinya. Pemberian asylum ini melalui parlemen pemerintah mereka. Jadi mereka yg mendukung Golkar - silahkan kalian berpikir kembali siapa yg sponsor genocide tsb. Andreas Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Yang menganggap perkosaan masal Mei 1998 hanyalah mereka yang beriman kepada Allah. Dalam hal ini anggapan seperti itu sama saja dengan anggapan Teror 911 dianggap pelakunya orang2 Yahudi. Jadi anggapan ini tak perlu ditanggapi karena yang menentukan adalah pengamat2 HAM di PBB yang berhasil mengumpulkan bukti2 nyata baik berupa Video maupun korban2nya yang mendapatkan suaka politik dari Amerika yang antara lain adalah anak wanita Christianto Wibisono seorang pengamat ekonomi Indonesia yang paling terkemuka pada zamannya. Selain anaknya menjadi korban pemerkosaan massal, bapak Christianto Wibisono juga terpaksa hijrah memohon suaka politik kepada pemerintah Amerika sehubungan rumah beliau dan rumah anaknya hangus jadi abu dibakar oleh pemuda2 Islam yang soleh dan beriman kepada Allah ini. Peristiwa Mei 1998 bukan hanya terbatas pada pemerkosaan tetapi juga penjarahan, penyiksaan, dan pembunuhan para pemilik toko2 keturunan Cina. Perampasan motor dijalanan, pembakaran mobil2 disemua tempat parkir di Ancol, Glodok dan semua wilayah2 yang banyak keturunan Cina-nya. Peristiwa ini telah mengundang sanksi ekonomi bagi Indonesia diseluruh dunia, bahkan semua barang2 yang akan masuk ke Indonesia dari Singapore terpaksa ditunda sampai 6 bulan. Semua ini merupakan penyebab utama terjadinya krisis yang berkepanjangan hingga kini, karena para pelakunya bukan ditindak malah peristiwanya yang dianggap tidak ada. Bisa dibayangkan dengan sikap pemerintah RI ini tentunya sulit untuk mengharapkan kembalinya investor dari luar negeri karena kepercayaan benar2 hancur hingga dibawah nol. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], brigade negra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kepada indonebia,..apakah anda berada di lokasi tersebut? ketika jakarta rusuh pada mei 1998,..? saya yakin anda tidak ada disana dan menyaksikan bagaimana itu semua terjadi,.. saya yakin anda justru bagian dari antek orde baru dan militer yang terus-menerus berusaha menyelinap diantara jalur revolusi dan reformasi yang terus berjalan,.. saya berpikir justru andalah yang berbohong dan sok tau dengan kondisi jakarta serta rusuh masal yang terjadi,.. saya salah seorang relawan yang membantu para korban perkosaan untuk bisa kembali hidup normal,..jika anda mau saya bisa mempertemukan anda dengan salah satu korban perkosaan masal mei 1998,.. saya tidak tau dan tidak mau tau berita yang ada dalam blog FPI,..karena FPI membela orde baru dan harus dibumi hanguskan,..ingat Islam tidak perlu dibela,.. dan FPI bukan Islam,..FPI penjahat demokrasi!!!! > > indonebia indonebia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kebohongan perkosaan masal Mei 1998 terungkap > Isu pemerkosaan massal atas perempuan Cina dalam Kerusuhan Mei 1998 senantiasa dihembus-hembuskan. Tidak lebih dari berita bohong. > > Hasil penyidikan FBI akhirnya membongkar kebohongan itu. "Jika sebuah kebohongan terus-menerus diceritakan hingga terdengar luas di masyarakat, maka lama-kelamaan masyarakat akan meyakini kebohongan itu sebagai sebuah kebenaran." kata Menteri Propaganda Nazi Jerman, Dr Josef Goebels, enam dasawarsa yang lalu. > > ...................................................................... > ........................................................................ > > selanjutnya klik di blog Front Pembela Islam (FPI): > > http://fpi-online.blogspot.com/2007/04/kebohongan-perkosaan-masal-mei-1998.html > > > --------------------------------- > Sekarang dengan penyimpanan 1GB > http://id.mail.yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > --------------------------------- > No need to miss a message. Get email on-the-go > with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.446 / Virus Database: 268.18.25/745 - Release Date: 4/3/2007 12:48 PM [Non-text portions of this message have been removed]
