DANA KEBAKARAN BUAT DIEMBAT?
12 april 2007,kamis
Tahun lalu pemerintah mengeluarkan dana sekitar Rp 200 miliar untuk 
mengatasi kebakaran hutan dan lahan, termasuk menyewa helikopter 
untuk menghentikan asap yang menyeberang ke Malaysia dan Singapura 
dengan bom air. "Tahun ini Dephut mengajukan anggaran dua kali lipat 
lebih dari tahun 2006 karena diperkirakan kebakaran hutan dan lahan 
akan lebih parah," ungkapnya

>>>>>>>>>>>>>
Komentaranku,
Dana kebakaran  DUA KALI LIPAT,
PASTI MEMBUAT BANGSAT2 TAMBAH GENDUT HAJAH?

>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Hehehe,selamet buat departemen ke-utanan,

Sembarih kusinisin,OMONG KOSONGNYAH

TENTANG DANA PERLINDUNGAN UTANNYAH.

Dan kalian NGERTI ENGGAK?

DANA KEBAKARAN UTAN,PERSIS JUGAK

DENGEN DANA ANGUS,YANG BISAK DI EMBAT.

Jadi kubilanglah,SELAMET BUAT DEPARTEMEN ORANG UTAN INIH.

Sabab dari si KABANNYAH ampe bawahannyah jugak,

KEBANYAKAN ADALAH PENJUAL KAYU2 PULAK.

Inih lah,yang jadi kebeneran, DIMANA SIH ADA DEPARTEMEN

YANG BEBAS DARI BANGSAT BANGSA????

>>>>>>>>>>>>>>>>>>

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Kebakaran Hutan Diperkirakan Meningkat
[JAKARTA] Departemen Kehutanan meningkatkan koordinasi dan 
peringatan dini kepada pemerintah daerah yang wilayahnya rawan 
mengalami kebakaran hutan dan lahan. 

Tahun ini, sebagai dampak meningkatnya pemanasan global, 
diperkirakan bencana kekeringan di Indonesia akan lebih parah 
dibanding tahun-tahun lalu, sehingga ancaman kebakaran hutan dan 
lahan yang hebat perlu diantisipasi, kata Direktur Jenderal 
Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Departemen Kehutanan 
Arman Malolongan kepada Pembaruan, di Jakarta, Kamis (12/4). 

Tahun ini, lanjutnya, pemerintah menganggarkan dana hingga dua kali 
lipat dari tahun sebelumnya, khusus untuk menanggulangi dan 
meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan. 

Tahun lalu pemerintah mengeluarkan dana sekitar Rp 200 miliar untuk 
mengatasi kebakaran hutan dan lahan, termasuk menyewa helikopter 
untuk menghentikan asap yang menyeberang ke Malaysia dan Singapura 
dengan bom air. "Tahun ini Dephut mengajukan anggaran dua kali lipat 
lebih dari tahun 2006 karena diperkirakan kebakaran hutan dan lahan 
akan lebih parah," ungkapnya


Kirim email ke