Refleksi: Apakah mengeherankan? http://www.indomedia.com/bpost/072007/4/nusantara/nusa4.htm
Kepunahan Spesies Indonesia Tercepat JAMBI, BPOST - Ancaman kepunahan kekayaan hayati spesies, habitat, dan ekosistem Indonesia dinilai sebagai yang tertingi di dunia, akibat kerusakan lingkungan yang terjadi di seluruh tanah air luar biasa parahnya terutama pada habitat tempat hidup flora dan fauna, Beberapa negara di dunia yang mampu mempertahankan keanekaragaman hayati, mendesak pemerintah Indonesia untuk menekan laju kepunahan spesies. Sebenarnya kata kunci untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati di Indonesia harus berjalan dua sisi, yaitu mensejahterakan rakyat dan menyelematkan keanekaragaman hayati. Meski berbagai upaya telah dilakukan pemerintah baik secara habitat alami maupun di luar, namun hasilnya belum memuaskan, kata Deputi Ketua LIPI, H Endang Sukara pada diskusi ilmiah dan sosialisasi pengembangan master plan Kebun Raya Bukit Sari Jambi di Kabupaten Tebo dan Batanghari seluas 420 ha, di Jambi, kemarin. Taman-taman nasional yang diharapkan mampu menjadi tempat perlindungan yang aman bagi tumbuhan dan satwa juga tak luput dari ancaman kerusakan akibat kebakaran dan pembakaran hutan dan lahan, pembalakan liar, perambahan liar, dan perburuan satwa. Sementara areal konservasi di luar habitat dalam bentuk kebun raya, taman hutan rakyat (Tahura), arboreta, hingga kini masih amat terbatas dan tidak sebanding besarnya keragaman hayati dan ekosistem yang ditangani. Indonesia saat ini baru punya empat kebun raya yang relatif mapan dan bertanggungjawab konservasi tumbuhan yaitu Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan EKa Karya, Bali.ant [Non-text portions of this message have been removed]
