http://www.antara.co.id/arc/2007/8/2/rusia-akan-tandatangai-perjanjian-investasi-dengan-ri/

02/08/07 23:15

Rusia Akan Tandatangai Perjanjian Investasi dengan RI

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Rusia Vladimir Putin yang rencananya akan 
berkunjung ke Indonesia pada pertengahan September 2007 mendatang akan 
menandatangani perjanjian investasi dengan Indonesia. 

"Rusia sedang mempersiapkan berbagai perjanjian yang terdiri atas 10 draft dan 
salah satunya adalah investasi bisnis antar dua negara," kata Duta Besar Rusia 
untuk Indonesia Alexander Ivanov di Jakarta, Kamis. 

Menurut dia, perjanjian yang sedang dipersiapkan sebanyak 10 draft tersebut, 
sepertinya tidak akan semuanya siap untuk ditandatangani pada saat Presiden 
Putin dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di Jakarta. 

"Tetapi saya yakinkan banyak dari perjanjian tersebut akan siap, yang salah 
satunya pada masalah investasi juga masalah perikanan," ucapnya. 

Ivanov mengatakan, selama kunjungan Presiden Putin ke Jakarta, berbagai 
pertemuan forum bisnis akan diadakan yang mempertemukan lebih dari 500 kalangan 
bisnis baik dari Federasi Rusia ataupun Indonesia sendiri. 

"Yang utama adalah bagaimana pertemuan tersebut dapat meningkatkan hubungan 
bisnis antara dua negara," kata dia. 

Ia melanjutkan, sebelum Presiden Putin berkunjung, Kedutaan Besar Rusia dengan 
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) akan menggelar berbagai acara 
kesenian yang bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan antar dua negara. 

"Pada 22 Agustus hingga 25 Agustus akan diadakan pameran lukisan serta festival 
kesenian yang mempertemukan seniman-seniman Indonesia dan Rusia di berbagai 
tempat di Jakarta," katanya.

Ketika ditanya apakah Presiden Putin dan Presiden Yudhoyono juga akan 
menyepakati masalah kerja sama pertahanan, Ivanov mengatakan ada kemungkinan ke 
arah tersebut. 

"Secara teknis pihak militer Rusia telah siap melakukan kerja sama dengan 
siapapun, termasuk adanya latihan militer bersama antar dua negara," ujarnya. 

Menurut Ivanov, ide untuk mempersiapkan kerangka kerja sama secara resmi dalam 
masalah kerja sama militer telah muncul dalam pemikiran Rusia.(*)


Copyright © 2007 ANTARA


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke