Usia Aisyah 7thn Saat Dinikahi Muhammad Bukan Salah Mencatatnya

> sally sety <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> From: ANDRIAN SAPUTRA <[EMAIL PROTECTED]>
> Seorang teman kristen suatu kali bertanya ke saya, " Akankah anda 
> menikahkan saudara perempuanmu yang berumur 7 tahun dengan seorang 
> tua berumur 50 tahun?". Bagaimaanpun, kebanyakan orang di Islamic 
> Center of Toledo, termasuk saya, Tidak akan berpikir untuk 
> menunangkan saudara perempuan kita yang berumur 7 tahun dengan 
> seorang laki-laki berumur 50 tahun. Jika orang tua setuju dengan 
> pernikahan seperti itu, kebanyakan orang, akan memandang rendah thd 
> orang tua dan suami tua tersebut.

Lhooo....  memang bukan jawabannya yang penting tapi kenyataan bahwa
dari dulu hingga sekarang pandangan manusia yang beradab sama, yaitu
anak2 dibawah umur tidak pada tempatnya dinikahi dengan bandot tua.

Kalo memang benar menikahinya, kenapa dia tidak menikahi lainnya
sewaktu khadijah masih hidup???  Kenapa Muhammad menikahinya setelah
Khadijah mati ???  Tahukah anda bahwa zaman dulu umur manusia lebih
pendek dari zaman sekarang, bisa jadi Muhammad sudah pikun waktu dia
dinikahkan dengan Aisyah dan pernikahan Muhammad itu bukanlah
kemauannya sendiri melainkan memang pernikahannya itu direkayasa oleh
Abu Bakar yang terbukti kemudian mengambil alih kekuasaannya.

Yang jelas, ada hubungannya antara pernikahan Aisyah dan Nabi Muhammad
dengan keberhasilan Abu Bakar mengangkat dirinya sendiri jadi Caliph,
padahal saingannya banyak sekali.  Bahkan akibat dia menjadi Caliph,
dunia Islam jadi pecah belah dimana akhirnya Abu Bakar sendiri
terbunuh sebagai akibatnya.  Kemudian Umar mengangkat diri
menggantikan Abu Bakar juga dengan cara2 yang sama, yaitu anaknya
direkayasa menikahi nabi Muhammad.

Nabi Muhammad mati dibunuh konspirasi Abu Bakar, mula2 diracun agar
bisa mati secara diam2 tidak bikin ribut, tetapi gagal, Muhammad kuat
badannya seperti Rasputin dari Russia yang tidak mati diracun akhirnya
ditembak.  Demikan juga dengan Muhammad, tidak mati diracun akhirnya
dipancung sewaktu shalat Jum'at dimana semua anak buahnya tidak
satupun lolos dibantai semuanya.  Namun menantunya, Ali sedang
berperang merebut Persia sehingga sewaktu menyadari nabi Muhammad
mati, dia tidak berani balik.  Tapi akhirnya Ali juga mengalami nasib
yang sama, bedanya, sewaktu pembantaian massal terjadi, ada anak
buahnya yang lolos sehingga bisa mengabarkan pembantaian ini. 
Sebaliknya pembantaian nabi Muhammad tertutup rapat karena saksinya
mati semuanya.

Tulisan2 kuno yang menceritakan tentang pembunuhan nabi Muhammad
banyak yang sudah dimusnahkan oleh Abu Bakar dan Umar, tapi masih ada
yang lolos yang disimpan beberapa pengikutnya yang berhasil
menyelamatkan dirinya keluar dari Arab dan menetap di kerajaan Champa.
  Tulisan2 ini disimpan oleh pengikut2nya yang terus di-kejar oleh
orang2 Arab untuk dibunuhnya.


> Tahun 1923, pencatat pernikahan di Mesir diberi intruksi untuk 
> menolak pendaftaran dan menolak mengeluarkan surat nikah bagi calon 
> suami berumur dibawah 18 tahun , dan calon isteri dibawah 16 tahun. 
> Tahun 1931, Sidang dalam oraganisasi- oraganisi hukum dan syariah 
> menetapkan untuk tidak merespon pernikahan bagi pasangan dengan umur 
> diatas (Women in Muslim Family Law, John Esposito, 1982). Ini 
> memperlihatkan bahwa walaupun di negara Mesir yang mayoritas Muslim 
> pernikahan usia anak-anak adalah tidak dapat diterima. 
> 

Pelarangan itu bukan berdasarkan hukum Islam melainkan hukum penjajah
Inggris karena Mesir dulunya merupakan jajahan Inggris.

Syariah Islam tidak melarang pernikahan anak2 dengan kakek2, karena
pada dasarnya hanyalah persetujuan tawar menawar mahar dengan orang
tuanya.


> Jadi, Saya percaya, tanpa bukti yang solidpun selain perhormatan 
> saya thd Nabi, bahwa cerita pernikahan gadis brumur 7 tahun dengan 
> Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan 
> panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan 
> intuisi saya benar adanya. 
> 


Bukan, sama sekali bukan mitor karena memang direkayasa seperti itu
terpaksa dilakukan untuk memberi legitimasi kepada Abu Bakar untuk
menggantikan Muhammad sebagai pemimpin umat.  Bahkan nabi Muhammad
waktu itu bukan berumur 50 tahun tetapi berumur 55 tahun.  Muhammad
sendiri matinya waktu berumur 60 tahun.  Hanya dalam kurun 5 tahun,
diberitakan nabi Muhammad menikahi banyak sekali wanita2.  Tujuannya
memang untuk menjatuhkan harga diri Muhammad di-muka para pendukungnya
agar mengakui dan menghormati Abu Bakar yang kemudian menggantikannya.

AlQuran sendiri isinya lebih banyak memuja Aisyah, karena memang
ditulis atas perintah Abu Bakar untuk meyakinkan semua pengikut
Muhammad bahwa dialah yang memang ditunjuk menjadi penggantinya.

> Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih 
> jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan hal ini sangatlah 
> tidak bisa dipercaya. Beberapa hadist (tradisi Nabi) yang 
> menceritakan mengenai umur Aisyah pada saat pernikahannya dengan 
> Nabi, hadist-hadist tsb sangat bermasalah.


Sekali lagi saya katakan, yang salah bukan umur Aisyahnya, karena Abu
Bakar memang adalah anak yatim piatu yang diangkat menjadk keponakan
Siti Khadijah.  Sewaktu Khadijah menikahi Muhammad, Khadijah berumur
36 tahun, Muhammad berumur 26 tahu, dan Abu bakar baru berusia 10
tahun.  Khadijah mati pada umur 65 tahun, pada saat Muhammad berusia
55 tahun dan Abu Bakar berusia 29 tahun, sedangkan Aisyah baru berusia
7 tahun.  Semuanya jelas, apanya yang salah ????

Yang salah adalah Abu Bakar yang melakukan konspirasi bersama Umar dkk
 dalam pembunuhan nabi Muhammad dan menggantikannya melalui legitimasi
rekayasa berbagai perkawinan2 untuk mensyahkan kedudukannya.

Berbagai Hadist dari aliran2 Shiah yang berbeda menceritakan bahwa Abu
Bakar melamar Fatimah, tetapi ditolak oleh nabi.  Kemudian Umar juga
meminang Fatimah, tapi juga ditolak oleh nabi.  Setelah penolakan
itulah nabi Muhammad melamar Ali untuk menjadi suami Fatimah.

Analysis Anthropologis membuktikan bahwa Khadijah berasal dari
kekturunan raja2 di Arab purba yang Matrimonial dimana wanita melamar
suaminya dengan pemberian mahar, dan begitulah Khadijah melamar
Muhammad dengan memberi mahar kepada Abu Mutthalib.  Juga sama halnya
Fatimah memberi mahar kepada Ali.

Analysis Anthropoligis membuktikan bahwa AlQuran yang patrimonial
bukanlah berasal dari ajaran nabi Muhammad yang matrimonial !!!  Dan
pembunuhan semua keturunan nabi Muhammad juga membuktikan bahwa
singgasana Caliph diharamkan untuk bisa diduduki oleh keturunan
Muhammad.  Pertikaian Sunni-Shia memperkuat bukti2 ini.

Tak perlu anda buang waktu untuk membuktikan kesalahan umur Aisyah,
karena kalo anda mengubah umur Aisyah maka semua umur pelaku2 lainnya
juga turut berubah, karena semua pelaku berada dalam dimensi waktu
yang sama yang berjalan sejajar.

Sewaktu Khadijah menikahi Muhammad, Khadijah berumur 36 tahun,
Muhammad berumur 26 tahun, dan Abu bakar baru berusia 10 tahun. 
Khadijah mati pada umur 65 tahun, pada saat Muhammad berusia 55 tahun
dan Abu Bakar berusia 29 tahun, sedangkan Aisyah baru berusia 7 tahun.
  Aisyah lahir sewaktu Abu Bakar berusia 22 tahun.

Nabi Muhammad meninggal sewaktu berumur 60 tahun pada saat Aisyah
berumur 12 tahun. Semua perhitungan ini dilakukan berdasarkan
tanggalan Masehi.

Jumlah hari tanggalan Arab lebih sedikit dari tanggalan masehi,
sehingga kalo dihitung berdasarkan tanggalan Arabnya, Muhammad mati
kira2 sekitar usia 65-66 tahun.

Semua pernyataan saya ini berdasarkan bukti2 yang nyata, namun bukti2
ini tidak bisa dipertunjukkan demi keamanan dan keselamatan para
penelitinya dan juga mereka yang memiliki dan menyimpan tulisan2 kuno
diatas kulit kambing.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Kirim email ke