Skandal Pembunuhan Muhammad Lebih Rumit Dari Yang Terlihat Dipermukaan

> "yaallta Muhammad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Abu Bakar sudah wafat ketika terjadi pembunuhan Ali dan putranya.
> Bagaimana bisa dia menjadi otak pembunuhan itu.. MAna bukti
> otentiknya?... Anda hanya menfitnah saja.
> 

Abu Bakar bersama Umar adalah otak pembunuhan nabi Muhammad.  Setelah
nabi Muhammad mati, dia mengejar keturunannya.  Namun memang Abu Bakar
juga dibunuh sebelum berhasil membunuh keturunan nabi Muhammad. 
Pengejaran keturunan nabi Muhammad dilanjutkan oleh keturunannya. 
Bunuh membunuh ini berasal mula dari pesan orang tuanya.

Sebagai Referensi anda bisa mempelajari runtunan bunuh membunuh ini
dari Hikayat raja Ken Arok.

Saya tidak mungkin secara lengkap mengungkapkan keseluruhannya karena
tidak bisa menulis sedara detail semua intrik yang saya temukan ini.


> AbuBakar bukanlah orang yang berambisi menjadi penguasa, tugas 
> menjadi khalifah merupakan tugas yang berat baginya. Nabi Muhammad 
> merupakan sahabatnya ketika mereka masih dalam usia remaja. Abu 
> Bakar juga yang menemani Nabi Muhammad dalam hijrah ke Medinah. 


Naaah.... pernyataan anda ini, meskipun tidak disokong bukti2 tapi
saya secara naluriah menyetujuinya.  Pada dasarnya nabi Muhammad dan
Khadijah memperlakukan dirinya sangat baik sehingga sulit baginya
untuk mengkhianati iparnya sendiri.

Kemungkinan besar, Abu Bakar disandra oleh umar, atau mungkin juga dia
tertipu oleh Umar.  Jadi Umar sengaja mendudukkan Abu Bakar dulu
menjadi Caliph agar pengikut2 Muhammad bisa dikendalikannya, barulah
setelah semuanya berhasil baik, tiba waktunya Abu Bakar sendiri
dibunuh oleh Umar.

Namun terus terang, saya tidak mungkin menuliskannya disini, karena
selain belum menemukan bukti2nya juga kejadian ini hanyalah merupakan
rangkaian konspirasi yang terpisah dari kelompok nabi Muhammad sendiri.

Tapi petunjuk bahwa terjadi pertikaian antara Aisyah anak Abu Bakar
dan Hafsah anaknya Umar bisa mendukung kemungkinan ini dimana ada cua
versi AlQuran yang disimpan oleh masing2 dimana satu sama lain
berusaha memusnahkan AlQuran lawannya.

Saya bisa menghargai kalo anda mau mengorbankan waktu anda untuk
mengupasnya dalam kaitan pertikaian antara Aisyah dan Hafsah setelah
terbunuhnya Abu Bakar.

Saya pribadi tidak mungkin terpengaruh dengan pendapat2 umat yang
hanya membabi buta diracuni kepercayaannya.  Karena logika rasional
yang ditunjang fakta2, maupun analisis kritis, adalah satu2nya kunci
yang mampu menembus bungkus misteri yang selalu ditutupi oleh semua
pihak yang terlibat.  Setiap pihak hanya membenarkan dan memenangkan
dongeng2nya sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke