Refleksi: Habis solar atau sengaja digelapkan untuk maksud tertentu? http://www.sinarharapan.co.id/berita/0708/27/nus02.html
Solar Habis, Jayapura Gelap Jayapura - Dua hari penuh Kota Jayapura gelap gulita akibat padamnya listrik di seantero Kota Jayapura karena pasokan BBM solar dari PT Pertamina-Jayapura kepada PLN wilayah Jayapura habis. "Kalau hanya beberapa jam, kami bisa toleransi, tapi ini sudah dua hari sejak hari Sabtu (25/8) sampai Minggu (26/8) listrik padam. PLN sudah tak bisa dimaafkan lagi," ujar Ibu Yan warga Jl Proyek Waena. Buntut dari padamnya listrik, ikan yang tersimpan di dalam kulkas di rumah Bu Yan, membusuk. Tidak hanya itu, umat Paroki Kristus Terang Dunia - Waena terpaksa merayakan misa hari Sabtu dengan hanya menggunakan lilin. "Kita seperti malam Natal saja," seloroh salah seorang umat. Demikian juga hari Minggu, kebaktian di hampir seluruh gereja di Jayapura tanpa ada pengeras suara, karena padamnya listrik. Sama halnya di sejumlah SPBU di Jayapura terjadi antrean panjang hampir satu kilometer. SH tak berhasil menghubungi Kepala Cabang PLN Jayapura Erikson Sidabutar untuk mengonfirmasi pemadaman ini, padahal terdengar nada sambung dari handphone. Namun, dari petugas jaga call 123 PLN Jayapura, SH mendapat informasi listrik padam karena pasokan BBM dari Pertamina Jayapura terlambat. "Kapal yang bawa solar terlambat, jadi sabar saja mungkin besok (Senin-red) sudah bisa normal lagi listriknya. Di kantor kami lampu juga padam kok," ujarnya santai. Dari info yang didapat, dalam sehari PLN Jayapura membutuhkan 150-200 kl BBM solar. Humas PT Pertamina UPMS VII/ Jayapura Irto Ginting yang dihubungi SH, Minggu sore, mengakui stok solar di Pertamina Jayapura sedang kosong. Hal ini disebabkan kapal yang membawa BBM solar, terlambat datang karena faktor cuaca.
