http://www.sinarharapan.co.id/berita/0709/04/nas04.html

Pemerintah Tak Peduli Nasib Petani



Jakarta-Pemerintah masih kurang peduli terhadap nasib petani yang kini 
kesulitan karena kekeringan dan kekurangan bibit serta pupuk. Peran mereka 
padahal sangat besar. Sudah saatnya orientasi pemerintah terhadap nasib 
mayoritas masyarakat kita itu lebih diutamakan. Caranya dengan membantu mereka 
melepas dari jerat kesulitan berkepanjangan.


Demikian penegasan anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDIP Jacobus Mayong Padang 
kepada SH, Selasa (4/9). Selama reses, dia bersama sejumlah anggota komisi 
bidang pertanian dan kehutanan melihat sendiri kekeringan yang menyengsarakan 
petani.


Menurut Mayong Padang, harus ada keadilan dari pemerintah kepada petani. 
Pemerintah bisa mengalokasikan dana kekeringan, banjir, dan puso. Ketika 
masalah yang tak diinginkan petani itu terjadi, sudah ada cadangan dana untuk 
menanggulangi.


"Kalau tidak ada cadangan modal untuk bertani, mereka akan melakukan pola ijon 
dan ini pasti merugikan mereka," ujarnya.


Dia juga menyinggung soal swasembada pangan yang ditargetkan Bulog atau 
pemrintah. Swasembada, kata Mayong Padang, jangan semata angka produksi pangan 
yang naik, tetapi harus dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan petani. 
"Swasembada bisa dipacu dengan teknologi, tapi kesejahteraan petani harus 
dengan keberpihakan pemerintah kepada mereka," katanya. (suradi)

Kirim email ke