http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2007092401051412

Senin, 24 September 2007


Kinerja Aparat:Pos Polantas Dibakar 


      BANDAR MATARAM (Lampost): Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) Simpang Multi 
Agro, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, diserang massa, Sabtu (22-9), 
sekitar pukul 21.00. Kantor berukuran 7 x 9 meter itu dilempari lalu dibakar. 
Brigadir Pausun, Brigadir Satu Sugiono, dan Brigadir Satu Rifai, tiga polisi 
yang sedang piket di pos tersebut, kabur.

      Barang-barang inventaris kantor cabang pembantu Pos Polantas Simpang 
Randu yang berbatasan dengan wilayah Tulangbawang itu tak ada yang selamat.

      Beberapa sumber yang ditemui di lapangan mengatakan warga kesal karena 
petugas lalu lintas sering memeriksa surat-surat kendaraan. Warga menilai razia 
tersebut berlebihan karena dilakukan hampir setiap hari.

      Razia juga dilakukan terhadap masyarakat sekitar yang baru pulang dari 
kebun. Polisi di pos tersebut meminta warga menunjukkan surat-surat sepeda 
motor yang dipakai mengangkut hasil kebun atau rumput pakan ternak.

      Kalau tidak membawa surat kendaraan, petugas mengancam akan membawa 
kendaraan warga ke pos polisi. Kalau warga menolak, petugas meminta sejumlah 
uang kepada pengendara tersebut dengan jumlah bervariasi, Rp30 ribu--Rp50 ribu. 
Bergantung negosiasi.

      Warga melalui aparat kampung pernah meminta agar polisi tidak menangkap 
kendaraan yang baru pulang dari kebun di sekitar daerah tersebut. Namun, 
petugas tidak menggubris.

      Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lampung Tengah Komisaris 
Polisi (Kompol) Andi Aziz Nizar yang langsung datang ke lokasi mengatakan akan 
mengambil tindakan terhadap warga yang terlibat perusakan pos polisi tersebut. 
Secara intern, pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum 
polantas yang diduga kerap memeras warga dengan dalih operasi.

      "Kami akan tetap ambil tindakan intern dan ekstren. Bagaimanapun juga, 
ini salah. Kantor kok dirusak," kata Wakapolres.

      Polisi sudah mengamankan 15 warga untuk diperiksa. Tiga petugas yang saat 
kejadian sedang bertugas di Pos Polantas Simpang Multi Agro juga telah dimintai 
keterangan. n LUT/U-1
     

<<bening.gif>>

Kirim email ke