Penculik Jenderal2 itu Bukan Tentara Indonesia !!!

Kejadian G30S itu memang sudah lama, tapi point2 yang sangat penting
tak mungkin terlupakan meskipun oleh tokoh2 penting yang tahu kejadian
ini sengaja tidak diungkapkan.

Omar Dhani sudah dengan jelas menyatakan, bahwa G30S PKI tidak terkait
dengan Suharto, tidak juga terkait dengan Aidit, tidak terkait dengan
Bung Karno, karena designernya adalah BUKAN ORANG INDONESIA.

Kalo saja anda mau lebih cermat mendalami pernyataan Omar Dhani,
sebenarnya cukup jelas, pelaku2 penculikan jendral2 itu bukanlah
warganegara Indonesia meskipun mereka adalah orang Indonesia.  Mereka
bukan TNI, bukan ABRI, dengan kata lain, mereka adalah tentara asing
bukan warganegara Indonesia meskipun semuanya kelahiran Indonesia.

Satu hal yang bisa membuktikan pernyataan saya bahwa penculik
jenderal2 ini bukan tentara Indonesia adalah, bahwa TIDAK ADA SATUPUN
TENTARA INDONESIA YANG TER-RENDAH PANGKATNYA SEKALIPUN YANG TIDAK
MENGENAL JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION.

Dari hal ini sebenarnya gampang sekali mengungkapkan bahwa penculik
jenderal2 itu tidak mengenal wajah Jenderal Abdul Haris Nasution.  Pak
Nasution ini adalah satu2nya jenderal yang lolos dari penculikan,
namun anaknya Ade Irma Nasution jadi korban mati, dan menurut berbagai
analisis2 orang2 Indonesia yang begug itu adalah bahwa Kapten Piere
Tendean yang wajahnya mirip pak Nas telah menyebabkan para penculik
salah menyangka, dikiranya Kapten P.Tendean itu aalah pak Nas.

Tentu saja analisis ini sangatlah bodoh, karena, wajah Kapten
P.Tendean jauh berbeda dan sama sekali tidak mirip dengan wajah pak
Nas.  Yang sangat menarik adalah, bahwa pak Nas sendiri dalam
kesaksiannya menyatakan bahwa dia telah berhadapan dengan para
penculiknya itu sendiri, namun mereka tidak mengenal pak Nas.  Aneh
bukan ???

Silahkan kalo masih ada yang mau komentar menyangkal kenyataan2 ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke