===============================
[ Seri : "Membangun bisnis Indonesia" ]
===============================
[BQ]
Rahasia Bisnis Orang Jepang
Oleh : Ann Wan Seng
Belajar dari :
Langkah Raksasa Sang Nippon Mengusai Dunia
03. Kebangkitan Jepang
Jepang diakui sebagai negara termaju,
. . . . dan pengendali utama Negara-negara industri.
KEBERHASILAN BANGSA JEPANG dalam bidang ekonomi sangat mengagumkan. Siapa
sangka setelah mengalami kehancuran dahsyat dalam Perang Dunia II, Jepang mampu
bangkit kembali dengan kekuatan yang luar biasa. Jepang muncul sebagai negara
paling maju di wilayah Asia Timur. Hanya dalam dua dekade setelah peristiwa
pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang berhasil menempatkan dirinya di
kalangan negara yang berpengaruh dalam perekonomian dunia. Negeri Matahari
Terbit itu membuktikan pada dunia bahwa mereka mampu membangun kembali
perekonomian mereka yang hancur. Dahulu Jepang tidak dikenal dan tidak
dipandang sebagai negara maju, tetapi sekarang, negara itu menjadi contoh dan
teladan Negara-negara yang berpengaruh di dunia.
Awalnya, mutu produk Jepang dianggap paling rendah. Namun, sekarang, produk
Jepang dianggap sebagai produk terbaik dan berkualitas. Jepang telah diakui
sebagai negara termaju dan salah satu pengendali utama negara-negara industri.
Ukuran kemajuan Jepang dapat diukur dari pendapatan per kapita dan taraf
hidup rakyatnya yang menempati posisi kedua tertinggi di dunia, Pada
pertengahan era 1990-an, Produk Nasional Bruto (PNB) Jepang mencapai US$ 37,5
miliar atau 337,5 triliun rupiah. Angka tersebut sekaligus menempatkan posisi
Jepang di belakang Swiss yang memiliki PNB tertinggi di dunia. Simpanan khusus
Swiss yang berjumlah US$ 113,7 miliar merupakan yang tertinggi di dunia.
Selain memiliki simpanan khusus yang tinggi, Jepang juga tidak memiliki utang
luar negeri. Sebenarnya, jika dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS),
kedudukan ekonomi Jepang lebih kuat dan kokoh. Meskipun AS dikenal sebagai
negara penguasa ekonomi nomor satu di dunia, sebenarnya AS menanggung utang
luar negeri yang besar. Pengeluaran AS bukan hanya mengalami defisit yang
besar, tetapi juga menghadapi masalah inflasi yang tinggi.
Berbeda deng keadaan Jepang. Negara Jepang bukan hanya memiliki tingkat
inflasi rendah, melainkan juga tingkat pengangguran yang rendah. Rakyat Jepang
hidup mewah dan bersenang-senang dengan pendapatan rata-rata tahunan lebih dari
empat puluh ribu dolar AS per tahun. Pelayanan pendidikan dan kesehatan di
Jepang merupakan yang terbaik di dunia. Oleh karena itulah, semua penduduknya
dapat membaca dan menulis.
Kemampuan Jepang bangkit dari kerusakan akibat perang dan kehancuran
perekonomian dianggap sebagai sebuah keajaiban. Meski demikian, keberhasilan
yang dirasakan Jepang tidak dicapai dalam waktu singkat. Sebenarya, tidak ada
satu keajaibanpun yang membantu perkembangan dan kemajuan perekonomian Jepang.
Semua diperoleh dari hasil kerja dan usaha keras rakyat Jepang untuk memulihkan
kembali harga diri bangsa dan negara yang telah tercemar. Segala kesenangan,
kemewahan, dan kekayaan negara itu diperoleh dengan usaha yang tidak kenal
lelah, disiplin ketat, dan semangat kerja keras yang diwarisi secara
turun-menurun.
Bangsa Jepang memiliki semangat pantang menyerah. Mereka tidak takut dengan
cobaan dan kesusahan. Mereka sanggup berhadapan dengan segala cobaan demi
mencapai tujuannya. Mereka juga teguh menjaga harga diri dan kehormatan bangsa.
Jika melakukan suatu pekerjaan maka mereka melakukannya dengan sungguh agar
mendapatkan hasil yang terbaik.
Bangsa Jepang sulit menerima kekalahan. Bagi mereka, kalah tidak berarti
mati. Kekalahan dapat ditebus kembali dengan kemenangan dan keberhasilan dalam
bidang lain. Jika kalah, maka mereka mau kalah dengan penuh harga diri.
Mereka tidak mau dihina. Bagi mereka, lebih baik mati daripada menjadi bangsa
yang dihina dan terhina.
Bangsa Jepang lebih memilih mati dan bunuh diri daripada menanggung malu
akibat kekalahan dan kegagalan. Zaman dahulu pahlawan Jepang yang dikenal
dengan sebutan samurai akan melakukan harakiri atau bunuh diri dengan
menusukkan pedang ke bagian perut jika kalah dalam pertarungan. Hal itu justru
memperlihatkan usaha mereka menebus kembali harga diri yang hilang akibat kalah
dalam pertarungan. Semangat samurai masih kuat tertanam dalam sanubari bangsa
Jepang. Namun, saat ini harakiri tidak lagi dilakukan. Semangat dan disiplin
samurai tersebut sekarang digunakan bangsa Jepang untuk membangun kembali
ekonomi yang runtuh pada pertengahan tahun 1940-an.
Untuk menjadi bangsa yang hebat dan dihormati, bangsa Jepang melalui berbagai
pengalaman pahit dan berliku. Bangsa Jepang tidak pernah menyerah dengan segala
kekurangan dan kelemahan pada diri mereka.
Meskipun sumber alamnya minimal, terancam gempa bumi, dan sering dilanda
angin topan, mereka menggunakan segala potensi yang ada untuk membangun negara
mereka agar sebanding dengan negara yang kaya dengan sumber alam. Mereka pintar
memanfaatkan dan memberdayakan segala sumber yang ada.
Namun, mereka tidak boros. Semua sumber alam tersebut dimanfaatkan dengan
sebaik mungkin. Mereka juga tidak suka membuang-buang waktu dan selalu tepat
waktu.
Sikap itulah yang membantu Jepang bangkit dan mampu bersaing di pasar ekonomi
bebas dan dunia perniagaan. Bangsa Jepang memaksimalkan apa yang mereka miliki
karena permukaan wilayah yang bergunung-gunung dan tidak bisa lebih banyak lagi
mengeksploitasi hasil alam mereka.
Di Jepang, persaingan dalam penggunaan tanah untuk tempat tinggal dan
pertanian sangat ketat. Akan tetapi, hal itu tidak menjadi halangan bagi mereka
untuk menjelajahi sumber-sumber baru di negara lain. Jepang juga memiliki
sumber daya manusia yang cukup dan berkualitas untuk membangun sektor industri
dan mendirikan perusahaan-perusahaan industri. Faktor tersebut juga menjadikan
Jepang sebagai perusahaan raksasa bertaraf multinasional, dan menjadi penuntun
serta pemacu pada keberhasilan ekonominya.
[Fakta Menarik]
SIKAP POSITIF ORANG JEPANG :
Tidak mudah menyerah
Tidak takut pada cobaan dan kesusahan
Menjaga harga diri dan kehormatan bangsa
Melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh
Kekalahan dapat ditebus dengan kemenangan dan keberhasilan dalam bidang lain
Orang Jepang pintar memanfaatkan sumber alam yang ada
[bersambung . . ]
ERDBEBEN Alarm
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.