http://www.harianterbit.com/artikel/rubrik/artikel.php?aid=32492


Ryamizard: Bangsa ini dalam kondisi darurat
      Tanggal :  22 Nov 2007 
      Sumber :  Harian Terbit 


BANDARLAMPUNG - Mantan Kasad Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, 
meski Indonesia telah puluhan tahun merdeka, namun bangsa ini tetap dalam 
kondisi darurat.

"Karena itu, diperlukan pemimpin yang kuat dan bisa membangun negara, 
me-nyatukan semua elemen bangsa untuk membangun negeri ini, dan menghargai 
perjuangan pahlawan," kata dia, ketika menjadi pembica-ra pada seminar 
berkaitan dengan "Napak Tilas Mayjen Ryacudu", di Kabupaten Way Kanan, Provinsi 
Lampung, Rabu. 

Menurutnya, semangat atau spirit para pahlawan jika diikuti oleh semua elemen, 
maka proses pembangunan negara akan cepat terealisasi sehingga sepadan dengan 
negara lain. 

Mantan Kasad itu sangat menghargai inisiatif yang dilakukan KNPI Kabupaten Way 
Kanan untuk menggelar kegiatan tersebut, yang intinya untuk membangkitkan 
semangat para generasi penerus dalam mengisi pembangunan. 

"Bicara betapa pentingnya menghargai jasa para pahlawan. Jika semua 
menyadarinya, maka siapa pun pelaku pembangunan akan bekerja secara 
sungguh-sungguh," kata dia. 

Dia pun berharap, kegiatan yang didukung penuh oleh Bupati Way Kanan, Tamanuri, 
dapat menjadi agenda nasional yang diselenggarakan setiap tahun, yang nantinya 
bisa menjadi ikon daerah. 

Dari Pemerintah Provinsi Lampung yang hadir yakni Wakil Gubernur Lampung 
Syamsurya Ryacudu, sedangkan dari kabupaten semua unsur muspida, termasuk Wakil 
Bupati Way Kanan Bustami Zainuddin. 

Bupati Way Kanan, Tamanuri mengatakan kabupaten tersebut mempunyai potensi 
sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, namun terkendala 
aksesibilitas, infrastruktur, sarana dan prasarana. 

"Maka kami tertinggal dengan sebagian daerah lain. Karena itu, di sektor 
pertanian dan perkebunan diprogramkan bibit unggul untuk petani, guna 
mendongkrak pendapatan," katanya. 

Sekretaris kegiatan tersebut, Gino mengatakan jumlah peserta napak tilas 
mencapai puluhan kelompok generasi muda. 

Tujuan napak tilas untuk membangkitkan semangat patriotisme dan nasionalisme di 
kalangan generasi muda, merefleksikan semangat pejuang dalam mengusir penjajah, 
serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengerti sejarah dan 
menghargai semangat pejuang. (ant/pnb

Kirim email ke