http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=41230&ik=3
Kapal Pejabat DKI Nyaris Karam Rabu 21 November 2007, Jam: 8:26:00 JAKARTA (Pos Kota)- Kapal cepat membawa rombongan pejabat Pemda DKI dan sejumlah wartawan nyaris karam di perairan sekitar Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (20/11) siang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Dr. Wibowo B. Sukijat M.Ph sempat panik dan pucat pasi. "Bagaimana ini, saya tidak bisa berenang?" kata Wibowo ketika kapal Praja Wibawa milik Dinas Trantib DKI mogok di tengah laut, terombang-ambing dihempas ombak setinggi satu meter lebih. Bukan hanya pejabat yang panik. 20 orang penumpang termasuk Anak Buah Kapal (ABK) juga semaput, termasuk sejumlah wartawan usai meliput latihan penangulangan bencana laut di Kepulauan Seribu. "Pelampungku mana? Kepala gue mulai pusing nih," kata Fitri Yetti, wartawati Harian Terbit. Wajahnya pucat keringat dingin membasahi bajunya. Saking takutnya, dia terus memegang erat ikat pinggang seorang wartawan di atas kapal. Kapal cepat itu berangkat dari Pulau Pramuka menuju Pantai Marina Ancol. Di antara rombongan itu juga terdapat Asisten Pelayanan Masyarakat Kep. Seribu Yusuf Riyanto, Komandan Koramil Kep. Seribu Kapten Inf. Suli Hartoyo. MESIN MATI Awalnya, setelah satu jam berlayar, hidrolik mesin kapal ngadat. Tak lama kemudian mesin mati. Hampir semua penumpang kaget, termasuk ABK. Pada kondisi seperti itu, suasana kian mencekam ditambah badan kapal oleng dihantam ombak besar. Penumpang terdiam ketakutan. Mereka terbayang tragedi KM Levina yang tenggelam merenggut ratusan korban beberapa waktu lalu. "Boro-boro mau telepon, semuanya sudah ketakutan," ucap satu penumpang. Hampir setengah jam posisi kapal tanpa menentu. Syukurlah, akibat ketenangan teknisi, kapal tersebut dapat diperbaiki dan kembali berlayar meski dengan kecepatan kurang maksimal. "Masa kita mengadakan latihan penanggulangan bencana, harus menjadi korban bencana itu sendiri," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI, setelah tiba di Pantai Marina, Ancol.
