http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/8210/1/
Dede, si Manusia Pohon, Ibu Menteri Pun Marah
Senin, 26-11-2007 | 02:24:13
Marah-marah. Tuding sana tuding sini. Inilah yang dilakukan Menteri
Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari seusai menjenguk si 'manusia pohon' Dede
di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jabar. Mengapa dia marah?
Ibu menteri yang diperintah langsung oleh Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono untuk segera menangani penyakit Dede, berang kepada stasiun televisi
Discovery Channel dan Fox serta dr Anthoni Gaspari (ahli penyakit kulit dan
ilmu kekebalan tubuh Universitas Marryland AS). Ketiga pihak ini yang membuat
penderitaan Dede diketahui masyarakat seluruh dunia.
Siti Fadilah menilai mereka telah mengeksploitasi Dede. Mereka dituding
telah 'menjual' pria berusia 35 tahun itu demi keuntungan ekonominya. "Ini
merupakan eksploitasi, ini tidak bisa dibiarkan. Saya minta pihak rumah sakit
harus mencari pengacara terbaik buat Dede. Ini persoalan hak, tidak bisa
dibiarkan," tegasnya, Minggu (25/11).
Emosi pun diperlihatkan Siti Fadilah kepada wartawan freelance Dicovery
Channel yang ikut meliput kunjungan itu. Dia meminta wartawan itu
memperlihatkan surat kontrak antara medianya dengan Dede. Namun, wartawan itu
mengatakan hal itu wewenang kantornya.
Sebelumnya, saat menemui Dede, Siti mengaku telah diperintah Yudhoyono
untuk menanganinya. "Saya datang ke sini atas perintah Pak Presiden," katanya.
Namun, Dede tak berkomentar.
Siti pun mengulang perkataannya. "Saya datang ke sini diperintah Pak
Yudhoyono. Gimana perasaannya?" tanyanya. Dede pun menjawab dengan singkat,
"Senang."
"Ada pesan buat Pak Presiden?" tanya Siti Lagi
"Saya cuma ingin sembuh," tegas Dede.
Dede pernah mendapat perawatan di rumah sakit yang sama pada sepuluh
tahun lalu. Namun, karena keterbatasan peralatan, RSHS membiarkan Dede pulang
ke rumah dengan pengobatan seadanya.
Kini, laki-laki yang mendapat julukan manusia pohon ini akan segera
menjalani operasi. Tim yang menangani Dede terdiri dari sepuluh dokter
spesialis.
"Sepuluh dokter tersebut terdiri dari beberapa bagian. Di antaranya,
bagian penyakit kulit dan kelamin, penyakit dalam, bedah plastik, bedah
ortopedi, psikiatri, rehabilitasi medik, klinik patologi, patologi anatomi,
radiologi, dan anestesi," ujar Dirut RSHS Cissy Prawira.
Operasi ini akan diketuai dokter kulit dan kelamin Rahmat Dinata. Menurut
Rahmat, penyakit yang dialami Dede sejenis kutil yang terus tumbuh hingga
parah. "Kami optimis dapat memberikan yang terbaik untuk kesehatan Dede. Kami
juga akan melibatkan dokter dan ahli virus." tegasnya.
Dia menjelaskan, Dede mengalami penyakit Human Papilloma Virus (HPV).
Penyakit tersebut terbilang langka terjadi dan harus melibatkan banyak pihak
dalam penyembuhannya. TJ/dia/okz