GALAMEDIA
26/11/2007 SDM Indonesia Masih Tertinggal
TAMANSARI, (GM).-
Tenaga profesional Indonesia di badan-badan internasional masih terbatas. Itu
menjadi indikasi bahwa kualitas SDM Indonesia masih tertinggal dibanding
negara-negara lain.
Pernyataan itu diungkapkan Rektor Universitas Pasundan (Unpas), Prof. Dr. H.M.
Didi Turmudzi, M.Si. pada wisuda Unpas di Sasana Budaya Ganesha (Sabugha) ITB,
Jln. Tamansari Bandung, baru-baru ini.
"Untuk menghadapi kenyataan yang memprihatinkan itu, perlu dilakukan langkah
terobosan. Salah satunya, yaitu melalui penyelenggaraan pendidikan yang
berorientasi pada pengembangan keunggulan," katanya.
Selanjutnya Didi mengatakan, pendidikan tinggi harus diarahkan untuk
meningkatkan daya saing bangsa. Sehingga PT mampu menghasilkan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya yang berkualitas.
Dipaparkannya, pengembangan program studi (prodi) unggulan di PT harus
diarahkan pada bidang-bidang yang relevan dengan kepentingan masyarakat dan
bangsa.
"Di sisi lain, pemerintah harus mengembangkan sistem pendidikan di PT. Akses
masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di PT harus terbuka secara luas,"
ujarnya.
Ditambahkannya, keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan terletak pada
kualitas SDM yang unggul. Untuk itu, ujarnya, pembangunan manusia harus menjadi
ujung tombak strategi pembangunan berkelanjutan.
"Kunci pembangunan manusia Indonesia adalah pendidikan. Dengan begitu,
pemerintah harus menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Sistem pendidikan harus memunculkan budaya bangsa yang produktif dan
kompetitif. Sedangkan proses pendidikan harus dikelola secara sungguh-sungguh,
agar generasi muda lebih bertakwa, berbudi pekerti luhur, dan berwawasan
global," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan, Prof. Dr. H. Idrus
Affandi, S.H. menuturkan, gelar kesarjanaan yang diraih di PT, menuntut
pembuktian.
"Kualitas kesarjanaan yang disandang lulusan PT, masih membutuhkan
pemberdayaan, pembaruan, dan upaya agar selalu peka terhadap kebutuhan pasar,"
katanya. (B.