http://www.suarapembaruan.com/News/2007/12/17/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Kurang Gerak Memicu Diabetes

[JAKARTA] Diabetes Mellitus (DM) dapat menimbulkan komplikasi fatal. 
Penyebabnya antara lain perubahan gaya hidup, terutama jenis makan yang 
dikonsumsi, dan tubuh kurang gerak atau kegiatan secara fisik. 

Dokter Sidartawan Soegondo salah satu dokter konsultan diabetes yang ada di 
Indonesia dalam peresmian Diabetes Center Point - Primary Care RS Husada, Sabtu 
(15/12) menyatakan, kalau banyak makan, banyak minum, dan banyak kencing, besar 
kemungkinan akan terserang DM. Untuk itu, seharusnya segera ke dokter, meskipun 
tidak merasa sakit, dan jangan setelah terjadi komplikasi baru memeriksakan 
diri. 

DM kata Soegondo, mengakibatkan kecacatan, kebutaan akibat komplikasi 
retinopati, dan hingga mengalami amputasi tungkai kaki. Risiko kematian 
penderitanya lebih besar 4-5 kali dibanding nondiabetes. Dia menyatakan, 
perawat yang menangani pasien diabetes harus benar-benar terlatih, karena 
penanganan pasien DM harus dilakukan secara khusus. 

Disebutkan, di Indonesia hanya ada 50 dokter konsultan diabetes, itu pun 
termasuk yang sudah meninggal dan sudah pensiun. Hingga saat ini masih 37 yang 
benar-benar bekerja. 

Sebagai perhatian terhadap DM, RS Husada membentuk Diabetes Center Point - 
Primary Care pertama di Indonesia sebagai bagian dari Diabetic Care. Diabetic 
Care Husada terdiri dari layanan Klinik Diabetes, Ruang Perawatan Diabetes, 
Klub Diabetes, dan Layanan Rujukan. 

Menurut Sidartawan Soegondo, para pasien diabetes harus berada di satu ruangan 
khusus untuk memudahkan pemantauan. Jika pasien tersebar di ruang-ruang yang 
berbeda, sementara harus dilakukan pengecekan laborat bersamaan maka akan 
terjadi keterlambatan penanganan. 

Diabetes Center Point - Primary Care sendiri memberi pelayanan terpadu seperti, 
konsultasi dokter, klinik edukasi, dan klinik kaki. Semua layanan tersebut 
dipermudah dan dipercepat, karena sudah menerapkan teknologi informasi. 
[DMP/M-15] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 16/12/0

Kirim email ke