Refleksi: Apakah benar-benar impor ataukah kapalnya putar haluan masuk kembali lantas dinyatakan impor gas? Atau, apakah perhitungan kapasitas porudksi dan untuk konsumsi dalam negeri sengaja ditidaktepatkan agar yang disebut kekurangan perlu digenapi dengan "impor"? Ada-ada saja akal bulus para petinggi penipu.
http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=43213&ik=6 Impor Lagi 2 Juta Tabung Elpiji Rabu 2 Januari 2008, Jam: 19:41:00 JAKARTA (Pos Kota) - Produksi di dalam negeri kurang, Pertamina mengimpor dua juta tabung elpiji 3 kg dari Thailand. Diharapkan, tabung elpiji impor masuk pada pertengahan Januari ini. "Kami memang akan impor 2 juta tabung elpiji pada Januari ini," kata Rosidi, Manajer Pemasaran Gas Elpiji Pertamina, Rabu (2/1). Impor tabung elpiji ini dilakukan karena kalangan industri tabung dalam negeri hanya sanggup memproduksi sekitar 5-6 juta tabung/tahun. Padahal dalam program 2008, ia mengungkapkan, jumlah kompor dan tabung gas yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat lebih banyak dibanding 2007 agar program konversi cepat terealisir. Tahun ini target pembagian kompor dan tabung elpiji mencapai sembilan juta. Sedangkan 2007 hanya enam juta dengan realisasi 3,9 juta unit. Namun, Rosidi mengaku tidak tahu secara persis kapan tabung impor asal Negeri Gajah Putih tersebut akan masuk. HANYA 1,1 JUTA Sementara itu, Vice President Komunikasi Pertamina, Wisnuntoro berharap tabung impor akan masuk pada pertengahan Januari ini. "Tabung elpiji 3 kg dari Thailand akan masuk pada minggu kedua Januari. Jumlahnya 1,1 juta," jelasnya. Ia tidak menyangkal jumlah ini memang lebih kecil dibanding permintaan Pertamina yang akan mengimpor 2 juta. "Mereka hanya sanggup mengimpor 1,1 juta unit pada Januari ini. Sisanya akan dilakukan secara bertahap," ucapnya. (setiawan/j)
