RUKUN ISLAM ADALAH RUKUN WAJIB BERBOHONG Syahadat adalah rukun Iman pertama yang wajib diucapkan setiap umat Islam paling sedikit 5x sehari. Isi ucapannya lebih berat daripada sumpah karena isinya adalah kesaksian, bersaksi bahwa "Muhammad adalah utusan Allah....". Pertanyaannya adalah apakah benar sipengucap itu menyaksikan???? Jawabannya 100%....TIDAK. Karena tidak seorangpun sepanjang umur dunia ini pernah menyaksikan adanya allah, apalagi menyaksikan allah menunjuk atau mengangkat utusan !!!!
Demikianlah, Syahadat adalah kewajiban utama dalam rukun Islam bagi setiap umat Islam untuk berbohong. Namun beberapa umat Islam masih berkilah menyatakan bahwa istilah bersaksi disini adalah dalam arti kiasan, padahal yang namanya rukun Iman itu bukanlah kiasan melainkan kewajiban yang harus jelas ucapan maupun kata2nya sehingga kalo diartikan kiasan, maka semua isinya juga jadi kiasan. Anehnya, Ali yang menjadi menantu nabi Muhammad dan juga sekaligus merupakan sepupu nabi Muhammad, sekaligus merupakan murid nabi Muhammad yang paling cerdas, paling mengerti ajaran2 nabi Muhammad, dan paling banyak mengetahui ajaran2 Nabi Muhammad, namun yang paling penting dari kesemuanya itu adalah, Ali adalah pemimpin yang paling jujur sepanjang kehidupan nabi Muhammad, ternyata, ALI BERSAKSI BAHWA AISYAH BERZINAH. Ali yang mengangkat sumpah atas nama Allah, bersaksi bahwa dia melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Aisyah berzinah. Apakah kesaksian Ali ini juga arti "Kiasan" ???? Apakah tanpa menyaksikan kita boleh bersaksi sebagai kiasan bahwa seseorang berzinah, seseorang mencuri, dan seseorang membunuh ???? Bolehkah kita bersaksi tanpa menyaksikannya dengan cara menganggap kata bersaksi sebagai kiasan sehingga bisa menipu orang yang mendengar dan menerima kesaksian kita ????? Jelas nya kita tak boleh bersaksi kiasan karena akan mengecoh dan menyesatkan orang lain yang mendengarkan kesaksian kita seperti halnya bersaksi bohong dalam bersyahadat. Itulah sebabnya, Islam adalah AGAMA PEMBOHONG KARENA KEWAJIBAN UTAMANYA ADALAH RUKUN BOHONG. > "ki_gondrong" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bersaksi itu artinya mempercayai Yesus sebagai Nabi. jadi kami umat > muslim tidak lengkap keimanan kami kalo tidak mengimami Yesus > sebagai Nabi tidak lebih dari itu... > Nah.. > Masalah kehidupan disorga adalah persoalan masih abstrak bagi kita. > walaupun sorga itu pasti ada tapi kan kita belum mampu > menjangkaunya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan gambaran kehidupan > disorga kita hanya bisa mengandalkan berita dari Sorga (wahyu Allah) > yang disampaikan kepada manusia yang kemudian disebut kitab suci. > Setiap shalat setiap muslim wajib mengucapkan Syahadat, padahal syahadat itu adalah kesaksian, namun tidak pernah menyaksikan, dengan kata lain setiap mengucapkan Shahadat kita berbohong karena mengaku bersaksi "....Muhammad utusan Allah", padahal kita sama2 tahu bahwa tidak mungkin kita menyaksikan Allah mengangkat utusan. Namun, masih banyak umat Islam menyangkal bahwa kesaksian dalam Syahadat itu sebagai berbohong, karena katanya kata2 "bersaksi" disini cuma kiasan. Anehnya, dan tidak masuk akalnya, kalo orang kristen yang bersaksi bahwa Yesus itu Tuhan, maka kesaksiannya dituduh umat Islam sebagai kesaksian bohong !!! Enggak masuk akal khan ???!!!! Kalo umat Kristen bersaksi bahwa Yesus itu Tuhan sebagai berbohong atau kesaksian bohong, maka tidak ada bedanya dengan kesaksian umat Islam tentang Muhammad diangkat jadi utusan juga sama2 bohongnya. Semua kesaksian yang tanpa menyaksikan kita namakan "berbohong" tanpa perlu mem-beda2kan apa agamanya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
