http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=44635&ik=3
Mahasiswa Demo Depan Istana Merdeka Selasa 29 Januari 2008, Jam: 9:58:00 JAKARTA (Pos Kota) -Di tengah prosesi pemakaman mantan Presiden HM Soeharto, 87, di Astana Giribangun, Jawa Tengah, ratusan mahasiswa dan elemen warga demo di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/1). Mereka mendesak pemerintah agar segera mengadili dan mengusut tuntas rentetan kasus almarhum Soeharto selama berkuasa 32 tahun. "Pak Harto, memang sudah tiada, tapi bukan berarti seluruh kasus yang merugikan rakyat itu berhenti sampai di sini, kami minta hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,"teriak satu pendemo. Pengunjukrasa ini sebelumnya berkumpul di Tugu Proklamasi, sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian, mereka beriringan dengan menggunakan sepeda motor bergerak menuju Istana, melewati Jalan Diponegoro, Jalan Salemba Raya, Kramat Raya, Tugu Tani, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga ke depan Istana Merdeka. Mereka mengatasnamakan Kesatuan Rakyat Adili Soeharto (Keras) tersebut di sepanjang jalan berorasi. Membagi-bagikan selebaran. Isinya antara lain menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap kepastian hukum almarhum jenderal besar bintang lima itu. MENOLAK Dengan lantang, puluhan pendemo ini menolak pemasangan bendera setengah tiang sebagai petanda berkabung nasional selama 7 hari. "Kami menolak memasang bendera merah putih setengah tiang," kata Wawan, koordinator pendemo. Iring-iringan pendemo dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Sesampainya di Istana Merdeka, pendemo berorasi dan mengecat jalan aspal dengan pilox warna putih dan bertuliskan "Adili Soeharto." Akhirnya, aksi itu dibubarkan petugas. Selanjutnya pendemo meninggalkan tempat dengan terpaksa.
