Refleksi: Kalau Anda mau digoyang silahkan lihat : http://www.youtube.com/watch?v=1MFum-rAWR0&feature=related
http://www.harianterbit.com/artikel/fokus/artikel.php?aid=40721 Goyang `gergaji`-nya dicekal, Dewi Persik akan gugat Walikota Tangerang Tanggal: 25 Mar 2008 Sumber: Harian Terbit JAKARTA - Dicekal tidak boleh tampil di wilayah Kotamadya Tangerang karena dianggap seronok dan tidak sopan, penyanyi dangdut Dewi Persik dikabarkan bakal menggugat Walikota Tangerang, HWahidin Halim. Namun yang terjadi kemudian, bukannya gentar, pihak Walikota justru menyatakan siap menghadapi gugatan mantan istri artis Syaiful Djamil itu. "Silakan kalau mau gugat, kita siap layani. Kami melarang artis dan siapa pun yang tampil seronok dengan mempertunjukkan aurat di wilayah Tangerang," kata kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Drs H Harry Mulya Zein mengutip Walikota, Selasa (25/3). Menjawab Harian Terbit di Tangerang, Selasa (25/3) seputar reaksi Dewi Persik yang sewot atas larangan itu dan menganggapnya sebagai pencemaran nama baik, bahkan tindakan menzalimi, Harry balik mempertanyakan, "Apa yang mau digugat?'' "Tidak ada masalah kalau kita digugat soal larangan penyanyi dangdut yang tidak sopan,'' kata Sekda Tangerang. "Lagi pula, gugatan apa yang mau diajukan. Pak Wali melarang penyanyi dangdut yang seronok, yang tidak sopan, untuk tampil di Kota Tangerang. Itu ada dasarnya.'' "Yang kita larang penyanyi dangdut mempertontonkan aurat yang bisa menimbulkan dampak negatif untuk berbuat maksiat,'' tutur Harry lagi. Sementara itu, sejumlah pihak yang dimintai komentarnya atas kasus larangan dan gugatan ini, mendukung sikap Walikota Tangerang Wahidin Halim. Dukungan antaranya datang dari anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Hj Mustokoweni Murdi. "Saya mendukung penuh langkah Walikota Tangerang. Itu adalah langkah yang sangat brilian. Saya malah berharap langkah seperti ini tidak hanya dilakukan Pemda Tangerang tetapi juga diikuti daerah lain," kata Hj Mustokoweni menjawab Harian Terbit. Ia mengatakan, saat ini memang ada kecenderungan musik-musik dangdut, terutama yang diiringi organ tunggal dan tampil di acara-acara masyarakat, baik di kota maupun desa, cenderung ke arah penampilan seronok dan tak mendidik. Ia bahkan berharap Pemda kota/kabupaten lain di Indonesia mengikuti langkah Walikota Tangerang. Hal senada dilontarkan Staf Ahli Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Prof DR Zaitunah Sabhan yang dihubungi terpisah. Ia menyatakan dukungan terhadap sikap dan tindakan Walikota Tangerang melarang para artis yang akan tampil dengan busana seronok di wilayah tersebut. "Kami mendukung pencekalan artis berbusana identik terbuka aurat, seperti dilakukan Walikota Tangerang dan hal seperti ini hendaknya dilakukan juga oleh para pemimpin daerah di tanah air ini, tentu tetap dalam koridor sikap bahasa yang cantik dan mendidik," ujar Zaitunah saat menghadiri tabligh akbar ke-22 Pondok Pesantren An-Najah di Masjid At-Tien, kemarin. Dukungan serupa dilontarkan tokoh muslimah, Pengasuh Pondok Pesantren Modern An-Najah, Dra Hj Siti Maysaroh Madsuni. Menurut Maysaroh Madsuni, langkah Walikota Tangerang tersebut sudah cukup baik dan kami yakin, ini semua akan didukung oleh umat Islam di tanah air ini. "Sangat setuju dan sikap pimpinan Tengerang ini hendaknya ditindaklanjuti oleh wilayah lain di negeri ini," ujar Hj Maysaroh Madsuni sambil menambahkan, sikap warga Tengerang bersama pemimpinnya tersebut dapat dijadikan teladan, demi kemaslahatan umat. Di tempat terpisah, Ketua Majelis Taklim Arrahmaniah yang juga pimpinan Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu An Nikmah di Jl Hasan/27 Penggilingan, Jakarta Timur, Hj Rohilah Misna melihat sikap dan tindakan Walikota Tengerang itu merupakan gebrakan mengejutkan yang sangat perlu diterapkan oleh wilayah lain di tanah air. Sebab, bagaimanapun aksi pornografi dan pornoaksi akhir-akhir ini di berbagai penjuru tanah air, sudah sangat memprihatinkan, ujar Hj Rohilah Misna. Dihubungi Harian Terbit, Dewi Persik membenarkan akan menggugat Walikota Wahidin Halim karena telah mencemarkan nama baiknya. "Hari ini pengacara saya mengirimkan surat somasi terlebih dahulu kepada walikota. Kami minta beliau minta maaf,' kata si 'Goyang Gergaji' itu. Menurut mantan istri penyanyi Syaiful Djamil ini, Walikota Tangerang sudah menzalimi dan mempermalukan dirinya di depan umum dan hendak menjatuhkan karirnya. Bagi Dewi sebagai pejabat tidak sepantasnya Wahidin Halim melakukan itu. "Kalau saya disebut tampil seronok, di mana yang seronok? Itu fitnah yang menyakitkan. Di Tangerang banyak kaum ibu yang menjadi fans berat saya. Apalagi saya selalu tampil di semua stasiun televisi. Lah... kalau saya seronok, tentu TV tidak akan memakai saya," ujarnya. Dewi Persik mengaku, Walikota Tangerang cuma cari popularitas karena hendak mencalonkan diri lagi sebagai walikota. Seharusnya, kata Dewi, Wahidin Halim sebaiknya mengurusi pengangguran dan memberantas kemiskinan di daerahnya. Dengan demikian dia bisa terpilih kembali. "Jangan Dewi dong yang ditekan dan dizalimi. Saya bukan orang partai, tapi penghibur. Kalau saya salah, tolong diingatkan dengan baik dan sopan. Saya minta Pak Walikota minta maaf karena sudah mempermalukan dan menzalimi saya," ujar Dewi dengan nada sedih. (sel/art/pnb
