Refleksi:  Retak hubungan bukan halangan abadi untuk tidak berjumpa empat mata.

Media Indonesia
Selasa, 25 Maret 2008 15:49 WIB


Jusuf Kalla Temui Susilo Bambang Yudhoyono
Reporter : Fardiansah Noor
JAKARTA--MI: Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (25/3) siang menemui Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden Jakarta. Pertemuan empat mata yang 
berlangsung satu jam itu merupakan sinyal hubungan kedua pimpinan negara itu 
tidak retak.

"Biasa, Presiden dan Wakil Presiden bertemu secara berkala. Kapan saja bila ada 
keperluan, mereka bertemu berdua, empat mata, dan membahas masalah pemerintahan 
seperti biasanya," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor 
Presiden Jakarta.

Namun Andi menolak anggapan pertemuan antara presiden dan wakil presiden kali 
ini sebagai upaya rekonsiliasi antara keduanya setelah partai pendukung 
masing-masing di parlemen berbeda suara soal pencalonan Gubernur Bank 
Indonesia. Fraksi Partai Golkar yang dipimpin oleh Jusuf Kalla menerima 
keputusan Komisi XI yang menolak dua calon usulan presiden. Sedangkan Fraksi 
Partai Demokrat sebagai pendukung utama Presiden menolak putusan Komisi XI.

"Itu kan analisis orang saja. Pandangan pengamat ini, itu, lalu apa? Tidak ada 
masalah antara Presiden dan Wakil Presiden. Hubungan mereka baik-baik saja. 
Semua berjalan sebagaimana mestinya," ujar Andi.

Dia memaparkan, Presiden dan Wakil Presiden bisa bertemu apabila ada keperluan 
yang harus dibicarakan. Tapi dia menolak menjawab apakah pertemuan itu 
membicarakan masalah calon Gubernur Bank Indonesia.

"Ah saya tidak tahu yang dibicarakan, beliau hanya berdua. Tapi memang seperti 
yang dikatakan, presiden pada dasarnya akan mencalonkan calon-calon baru. Tentu 
saja dewan memberikan alasan penolakan, supaya pas pencalonan berikutnya," 
ungkap Andi. (Far/OL-06)

Kirim email ke