Harian komentar
03 Mei 2008

Gadis cilik berdarah kawanua kritik Presiden AS
Presiden Bush Balas Surat Erica Kaunang 


 Sebuah prestise membanggakan diukir gadis cilik berdarah Kawanua, Erica 
Kaunang (7). Putri dari Joutje Kaunang dan Eva Purba ini, mendapat surat khusus 
dari 'White House' tertanggal 1 April 2008. Hebatnya, surat itu ditandatangani 
langsung Presiden AS, George W Bush.


Surat orang paling berkuasa di Negeri Paman Sam tersebut, merupakan respons 
dari surat yang dikirim Erica Kaunang untuk sang presiden. Murid kelas 2 Publik 
School 199 Queen New York tersebut, awalnya mendapat tugas dari gurunya atas 
persetujuan kepala sekolah, untuk menulis surat buat Presiden Bush.


Nah, dalam surat itu, gadis asal Kawanua yang telah menjadi warga negara 
Amerika tersebut, mengkritisi sang presiden.''Dalam suratnya Erica meminta agar 
Presiden Bush bisa menghentikan peperangan yang terjadi di sejumlah kawasan dan 
hal lainnya yang dimintanya, agar pemerintah memperbanyak polisi di 
jalan-jalan,'' ungkap Joutje Kaunang, ayah Erica kepada Komentar lewat 
elektronik mail.


Joutje sendiri tak menyangka, 1 April 2008 lalu, datang sebuah surat di 
apartemennya di 4537 47th Street Woodside New York. Yang membuat kaget, surat 
itu berasal dari Gedung Putih (Istana Presiden AS) yang terlampir jelas di kop 
suratnya. Ketika dibuka, memang surat itu datang dari Presiden AS George W Bush 
yang membubuhkan tanda tangannya.
Bush dalam balasan surat untuk Erica menulis, ''Buat Erica, terima kasih atas 
ko-respondensinya. Saya sangat menghargai dan ingin menge-tahui setiap 
pandangan-pandangan dari rakyatku. Saya bangga melayani rakyat se-bagai 
presiden di negara besar ini. Saya akan berusaha membuat kehidupan lebih baik 
dan nyaman bagi selu-ruh rakyat Amerika. Terima kasih kembali atas waktunya 
untuk menulis surat kepada saya. Kiranya Tuhan member-kati Erica dan memberkati 
Amerika. Hormat saya, George W Bush.''


Begitu membaca surat singkat Bush, Joutje Kaunang mengaku sangat bangga 
ter-hadap putrinya. ''Kami selaku orangtua merasa bangga, karena kesempatan 
seperti ini jarang terjadi di tanah air, di mana seorang presiden me-luangkan 
waktunya untuk membalas surat dari anak sekolah. Khususnya anak-anak yang 
berprestasi. Sebe-narnya kami tidak tahu me-nahu tentang surat dari Erica untuk 
Presiden Bush, dan dia juga tidak pernah menceri-takan,'' aku Joutje yang 
bang-ga, karena Presiden Bush juga mengirimkan fotonya dalam surat untuk Erica.
Erica sendiri meski masih kecil, namun sudah mengukir seabrek prestasi di 
sekolahnya. Sejumlah pengharga-an gadis Kawanua kelahiran 3 Agustus 200 itu di 
antara-nya, Student of The Month, Reader of The Month, Out-standing Mathematics 
dan lainnya.(rik/man) 

<<gadis%20cilik.GIF>>

Kirim email ke