Dua Sisi Dalam Satu Coin Merupakan System Ekonomi Amerika

Mau bikin bangkrut Amerika Serikat, gampaaaang ...???
Kalo pemerintah Amerika bangkrut, lalu siapa yang untung dari
kebangkrutan ini ???  Jelas, yang untung adalah kapitalist Amerika,
karena System pemerintahan Amerika bertujuan memberangus kekuatan para
kapitalistnya untuk tidak terlalu dominant.

Dunia dikuasai oleh para kapitalist Amerika, dan pemerintah Amerika
justru berusaha membendung dominasi para kapitalistnya.  Tentu saja
kalo pemerintah Amerika dibikin bangkrut, akan menyebabkan dominasi
kapitalistis menguasai Amerika yang akan menjerumuskan dunia kedalam
imperialisme baru.


> "Ari Cahyo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> KALAU mendadak saja semua negara penghasil minyak bilang "sekarang
> kita transaksi cuman pake euro"! Dan ini mungkin sekali terjadi 
> ekonomi Amerika pun bisa dalam sedetik bakal inflasi ribuan persen
> [karena semua orang menjual dollar dan membeli euro],


Yang nulis teori ini tidak menyertakan sejarah munculnya Euro.
Dia tidak tahu bahwa Euro itu diciptakan oleh Amerika juga, tapi bukan
untuk menyelamatkan dollarnya melainkan untuk memberi alternative
kepada pemegang dollar untuk menunjang modal Amerika di Eropah dan
bekas jajahannya.  Karena kalo hanya mengandalkan dollar, akan
menyebabkan Amerika yang harus mengemban beban ekonomi bekas jajahan
Eropah diseluruh dunia.  Demikianlah dengan adanya Euro beban
tanggungan pemerintah Amerika diperingan dan memberi kesempatan
dominasi kapitalist Amerika diluar Amerika tanpa merusak perekonomian
Amerika.

System kapitalistik jelas akan merusak system pemerintahan Amerika,
oleh karena itulah pengaruh kapitalistik Amerika harus diberangus
kegiatannya di Amerika, namun kalo kapitalist Amerika dibangkrutkan,
maka pemerintah Amerika sendiri yang juga akan dirugikan karena
kekuatan ekonomi Amerika juga ditopang oleh pajak yang dibayarkan para
kapitalist.  Itulah sebabnya, cukup dominasinya didalam negeri Amerika
diberangus, tapi kesempatannya diluar Amerika ditopang.

Dengan kata lain, system kapitalisti Amerika adalah imperialistik, dan
system pemerintahan Federal Amerika adalah sangat komunistik.  Namun
negara Amerika tetap mengklaim dirinya sebagai negara kapitalis dan
negara Demokratis yang sulit untuk didefinisikan maknanya oleh dunia
diluar amerika.

Sebelum Amerika berhasil menguasai dunia, dia sudah mengetahui bahwa
Eropa inilah yang harus dikuasainya dulu karena hampir seluruh benua
waktu itu berada dibawah penjajahan imperial Eropah.

Itulah sebabnya, Amerika adalah pemenang tunggal perang dunia kedua,
namun dalam sejarahnya dia tidak mengklaim sebagai pemenang tunggal
melainkan Aliansi-nya yang menang, padahal aliansinya itu hanyalah
rekayasa saja untuk menyesatkan kekuatan baru yang mungkin muncul.

Jadi jangan heran kalo ada 5 negara pemegang veto di United Nation
karena empat negara pendampingnya itu hanyalah kuda hitam untuk
permainan pro contra dalam menyusupkan pendapat kepihak yang berlawanan.

Dengan kata lain, kalo seluruh dunia melepaskan dollar dan memegang
Euro, maka ekonomi dunia akan collapse dan kapitalist Amerika makin
meraja lela karena bukan Amerika yang harus bayar hutang justru
sebaliknya si pemegang euro inilah yang selain membayar hutang dari
conversi dollar Amerika ke euro ditambah lagi memberi hutang baru
kepada Amerika dengan membeli euro.

Itulah sebabnya, semua negara masih belum bersedia menggantikan
dollarnya ke Euro meskipun ada kekuatan yang tidak kelihatan yang
terus berusaha menjerumuskan dunia agar menggantikan dollar ke Euro. 
Setiap negara tentunya punya ahlinya sendiri untuk tidak sebodoh itu
menggantikan dollarnya ke Euro.

Dollar itu adalah taruhan Pemerintah Federal Amerika, sedangkan Euro
itu adalah kartu truf dari kapitalist Amerika.  Dunia cuma punya
pilihan, ingin dilindungi oleh pemerintah Federal Amerika, atau mau
dijajah oleh kapitalist Amerika.

Kapitalist Amerika dan Pemerintah Amerika adalah dua kekuatan yang
saling berlawanan kepentingan.  Pemerintah Amerika berusaha melemahkan
kekuasaan para kapitalist, sebaliknya juga para kapitalist berusaha
melemahkan pemerintah Amerika.  Kalo kedua kekuatan ini
berkeseimbangan, maka dunia luar akan bisa berkembang dengan
mempermainkan pilihan.  Sebaliknya kalau salah satu berhasil
mendominasinya, maka dunia ekonomi akan stack karena tidak ada
pilihan, dan situasi sekarang inilah yang menyebabkan keseimbangan
berubah dimana kapitalist Amerika lebih menguat dominasinya.  Namun
setelah pemilu diduga dominasi ini akan terbalik lagi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Kirim email ke