14/05/08 16:56
KPU Diminta Umumkan Parpol Peserta Pemilu 2009
http://www.antara.co.id/arc/2008/5/14/kpu-diminta-umumkan-parpol-peserta-pemilu-2009/


Jakarta (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta segera mengumumkan 
dengan benar nama-nama partai politik yang telah menyerahkan formulir 
pendaftaran sebagai peserta pemilu 2009, karena kesimpangsiuran data membuat 
kader-kader partai di daerah bertanya-tanya.

"Saya minta KPU segera mengumumkan karena sudah ada kader kami di daerah yang 
bertanya-tanya," kata Sekjen Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Ambo Enre, 
di Jakarta, Rabu.

Ambo mengatakan, ada koran daerah dan beberapa media massa lainnya tidak 
memasukkan partainya sebagai parpol yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran.

"Padahal kami sudah mendaftar pukul 23.30 pada Senin (12/5). Kami juga ada 
bukti penerimaan berkasnya," kata Ambo.

Ia tidak mengetahui apakah hal itu karena KPU salah memasukkn data atau media 
yang kurang teliti dalam mencatat data. Namun ia mengatakan, bahwa hal itu 
bukan masalah politis.

"Ini bukan politis tapi akurasi data saja," katanya.

Sebelumnya data sementara KPU pada Selasa dinihari menunjukkan setidaknya 
terdapat 66 partai politik yang telah mendaftar ke KPU sebagai peserta pemilu 
2009.

Namun pada Selasa Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, mengatakan, data jumlah partai 
politik yang mendaftar sementara ini 61 partai. 

"Info terakhir yang saya dapatkan 61 partai politik. Nanti disisir lagi," 
katanya saat ditemui disela-sela rapat KPU di gedung KPU.

Sementara, terdapat partai "abu-abu" yang juga masuk dalam daftar yakni Partai 
Bhinneka Tunggal Ika, Partai Peraturan Daerah, Partai Demokrasi Kebangsaan, dan 
Partai Peduli Rakyat Indonesia. Keempat partai tersebut tidak terdaftar dalam 
74 partai yang berhak mengambil formulir pandaftaran, namun dicatat sebagai 
partai yang mengembalikan berkas pendaftaran ke KPU.


Golput

Sementara itu Ketua Umum Pakar Pangan Jackson Kumaat optimis mampu merebut 
simpati kelompok golongan putih (golput atau tidak memberikan suara saat pemilu 
2004) dan pemilih kalangan generasi muda.

"Kami berhasil membujuk sebagian golput di kota-kota besar, untuk menerima 
kartu tanda anggota (KTA) Pakar Pangan," katanya. Jackson mengklaim, 10 persen 
dari total anggota Pakar Pangan yang sudah terdaftar, merupakan anggota 
masyarakat yang tidak mencoblos pada Pemilu 2004 lalu.

Anggota dan kader Pakar Pangan dari unsur golput Pemilu 2004 ini, diharapkan 
akan membangun jaringan sistem sel, agar nantinya membujuk rekan mereka sesama 
golput untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 2009.(*)



      

Kirim email ke