> Zenzi Aekido <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Jabir Ibnu Hayyan Peletak Dasar Kimia Modern  April 28th,
> 2008 | by admin Tak salah bila dunia mendapuknya sebagai
> bapak kimia modern. Ahli kimia Muslim terkemuka di era
> kekhalifahan yang dikenal di dunia Barat dengan panggilan
> Geber itu memang sangat fenomenal. Betapa tidak, 10 abad
> sebelum ahli kimia Barat bernama John Dalton (1766-1844)
> mencetuskan teori molekul kimia, Jabir Ibnu Hayyan
> (721M - 815 M) telah menemukannya di abad ke-8 M.


Meskipun nama Jabir Ibnu Hayyan mirip Islam, tetapi bisa dipastikan
dia adalah beragama Zoroaster bukan muslim.

Hal ini sangat mudah dipastikan bahwa Geber ini dilahirkan di Persia
pada abad 7-8, padahal persia diabad ini masih merupakan kerajaan
Zoroaster, barulah penyerbu2 Islam menduduki Persia pada abad ke-9. 
Sewaktu Arab Islam menyerbu persia, maka semua penganut Zoroaster
dibantai dengan kejamnya dan sisanya banyak yang menyelamatkan ke
India, dan sebagian ada yang dipaksa masuk Islam.

http://www.zoroaster.net/indexe.htm

Bukanlah hal yang tidak mungkin bahwa Geber ini juga termasuk yang
dibunuh atau yang dipaksa masuk Islam diakhir hayatnya, tetapi sulit
dipastikan karena dia wafat pada 815 sm.

Masalah para ahli2 Zoroaster diakui sebagai muslim atau orang Arab
bukanlah hal yang baru sebagai propaganda dakwah agama Islam.  Namun
dunia Barat tidak pernah memberi kredit untuk membenarkan klaim2
seperti ini.  Kenyataannya, Ibnu Sina juga bukan orang arab dan bukan
Islam tetapi penganut zoroaster yang dipaksa masuk Islam.  Sama halnya
dengan Algorisma yang juga kelahiran persia diklaim sebagai muslim
namun ternyata dia penganut zoroaster yang dipaksa masuk Islam. 
Bukti2nya sangat mudah, ternyata semua catatan Ibnu Sinna maupun
Algorisma maupun Geber jatuh ditangan para ahli2 Barat bukan berada
ditangan para penguasa Islam.

http://en.wikipedia.org/wiki/Geber

Islam Sunni dan Islam Syiah saling mengkafirkan saling memurtadkan,
namun saling merebut klaim orang2 yang terkenal sebagai bagian dari
agamanya. Lucu memang umat Islam ini boleh dikatakan tuna ilmu
pengetahuan, namun untuk propaganda dakwah agamanya tidak segan2
mencatut prestasi umat lain untuk dianggapnya sebagai bagian dari
agamanya.

Prof.Abduus Salam adalah seorang ahli nuklir bangsa Pakistant yang
terpaksa mengungsi keluar tanah airnya karena dia penganut Islam
Ahmadiah.  Meskipun Islam Ahmadiah dianggap bukan Islam oleh MUI di
Indonesia, tapi Prof.Abduus Salam ini diaku sebagai Muslim, lucu khan
atau malah memalukan ???

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke