> ...
> Sudah berapa kali saya katakan, saya seorang Scientist tulen yang
> hanya berdiri diatas fakta2 yang bisa dibuktikan kebenarannya baik
> dalam analisys maupun dalam realitasnya bukan berdiri diatas perasaan
> suka atau tidak suka, bukan berdiri diatas percaya atau tidak percaya.

Ohhh begitchuuu thoo.., jadi tertarik juga nih.
Mau belajar lebih jauh jadi scientist aaaah, tapi yang TULEN juga jangan
yang GA TULEN.
Saya takut kalau belajar yang GA TULEN, ntar omongan saya didenger orang
jadi kaya (maaf) kentut. 
Itu kalau wangi, kalau bau waaah bisa gawat. Masa kemana-mana orang kalau
dekat saya cium bau kentut. GASWAT-khan ?

> Saya bebas dari "religious prejudice", artinya salah tetap harus
> dikatakan salah, dan benar harus dikatakan benar. 
> ...

Naaaah ini dia, saya lagi cari pemimpin yang bisa berkata jujur.
Rasanya ibu cocok deh untuk jadi pemimpin, TEGAS...BERANI...dan JUJUR, pasti
ibu rajin menabung juga-khan ?
                
> ...           
> Apalagi saya sebagai seorang scientist sejati yang kerjanya hanya
> menemukan, mencipta, dan memproduksi hal2 yang bisa membahagiakan
> manusia bukan yang membuat jadi menderita....

Ohhh...jadi pekerjaan seorang SCIENTIST SEJATI itu, menemukan, mencipta dan
memproduksi thoo dan itu-pun yang bisa membahagiakan manusia.
Kalau begitu, saya juga bisa disebut seorang scientist sejati dong.
Karena saya bisa bikin kue-kue model baru lho (itukan menemukan, mencipta
dan memproduksi). 
Kalau saya bikin kue, orang di rumah saya bahagia lhooo, mereka pada bilang
muuaaaaknyusss buuanget ini kue. 
Eiiiiitssss asssiiiiik buanget, saya berarti sudah jadi seorang SCIENTIST
SEJATI.
Horeeee....terima kasih ya bu, penjelasan ibu sudah memberikan saya
pencerahan tentang makna seorang SCIENTIST SEJATI.
Maaf...rasanya bau kentut nih, dari mana yaaa. Apa omongan saya yaaa ?

Salam
juanda

Kirim email ke