Refleksi:Beginilah sendiwara di balik layar apa yang dinamakan Pilkada :" Mendagri Mardiyanto yang mengusulkan kepada Presiden Yudhoyono untuk memenangkan pasangan Thaib Armayn-Abdul Gani Kasuba dalam Pilkada Maluku Utara, DPRD Malut, ...."
http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/34593/450/ Kota Ternate Rusuh Lagi Rabu, 04-06-2008 | 01:14:25 . Massa Gafur dan Thaib Bentrok . KPU: Abdul Gafur Tetap Menang TERNATE, BPOST - Suasana Kota Ternate Maluku Utara kembali memanas. Massa pendukung Thaib Armayn dan Abdul Gani Kasuba bentrok lagi dengan pendukung Abdul Gafur-Abdurrahim Fabanyo. Bentrok yang terjadi Selasa (3/6) siang di pusat kota ini dipicu keputusan pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto yang menyatakan pasangan Thaib-Abdul Gani sebagai pemenang pemilihan gubernur Maluku Utara. Padahal sebelumnya, dalam sebuah sidang paripurna DPRD Maluku Utara, para wakil rakyat itu menetapkan pasangan Gafur-Abdurrahim sebagai pemenangnya. Kemarin, massa Gafur- Abdurrahim turun ke jalan bergerak menuju kantor Gubernur Maluku Utara. Namun ketika melintas di sebuah toko, massa tiba-tiba emosi, melempari toko itu dengan batu. Toko itu ditengarai milik keluarga Thaib Armayn. Tak berselang lama, muncul massa Thaib-Abdul Gani. Bentrok pun tak terhindarkan. Kedua kubu saling lempar batu. Dalam bentrokan itu, massa Thaib sempat menganiaya seorang perempuan pendukung Gafur. Beruntung tak lama kemudian datang sejumlah polisi dari Polda Maluku Utara. Kedua kelompok yang berseteru berhasil dipisahkan. Massa Gafur kemudian berkonsentrasi di kantor DPD Partai Golkar Maluku Utara. Sementara itu, Ketua KPU Pusat Abdul Hafiz Anshary menyatakan, KPU tetap berpegang pada hasil penghitungan suara KPU yang memenangkan pasangan Gafur-Abdurrahim sebagai cagub dan cawagub Maluku Utara terpilih dalam sengketa dengan pasangan Thaib-Abdul Ghani. Menurut Hafiz, hasil tersebut tidak dapat dibenarkan karena penghitungan yang memenangkan pasangan Thaib-Abdul Ghani dilakukan oleh KPUD Maluku Utara yang dibekukan oleh KPU Pusat. "Apa yang dilakukkan oleh orang yang sudah diberhentikan oleh KPU tidak benar. Karena dia diberhentikan oleh KPU. Apapun yang dilakukan mengatasnamakan KPU Maluku Utara tidak bisa dibenarkan. Kita tidak pernah berubah," ujar Hafiz. Namun Hafiz meyerahkan keputusan akhir sengketa di Mahkamah Agung (MA) tersebut kepada presiden sebagai pengambil keputusan. "Kewenangan ada di Presiden. Prosedurnya, KP-UD sudah menetapkan calon terpilih, diserahkan ke DPRD kemudian ke Mendagri dan diusulkan ke Presiden," terangnya. Konflik Pilkada Maluku Utara sudah berlangsung sejak November tahun lalu. Kubu Gafur dan Thaib berseteru karena masing-masing merasa telah memenangi pilkada. Pasangan Thaib-Gani diusung koalisi PKS, Partai Demokrat, PBB, PKB dan sejumlah parpol kecil lain. Sedangkan pasangan Gafur-Abdurrahim diusung oleh koalisi Partai Golkar, PDK dan PAN.(kmp/dtk/oz/inl) Dilantik 5 Juni MENYUSUL keputusan Mendagri Mardiyanto yang mengusulkan kepada Presiden Yudhoyono untuk memenangkan pasangan Thaib Armayn-Abdul Gani Kasuba dalam Pilkada Maluku Utara, DPRD Malut, Selasa (3/6) menggelar rapat pimpinan. Salah satu agendanya adalah menjadwalkan pelantikan gubernur-wakil gubernur terpilih pada 5 Juni lusa. Meski demikian, DPRD meminta agar segala persyaratan hukum terpenuhi terlebih dahulu. Dalam rapat itu juga diputuskan bahwa pelantikan akan dilakukan di tempat terbuka supaya seluruh elemen masyarakat bisa terlibat. Rapat pimpinan dewan itu sendiri berlangsung tertutup di ruang Ketua DPR Maluku Utara Ali Syamsi. Hadir dalam pertemuan itu Tanri Bali Lamo sebagai wakil pemerintah pusat. Pertemuan dijaga oleh aparat kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Ali Syamsi mengatakan, pelantikan diagendakan pada 5 Juni di Kantor Gubernur Maluku Utara. Namun, kepastian jadwal masih menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat. Tanri Bali mengaku belum bisa memastikan waktu pelantikan karena saat ini Keputusan Presiden tentang pemenang pilkada yang dimenangi pasangan Thaib Armayn-Abdul Gani Kasuba masih diurus oleh Departemen Dalam Negeri.(kmp)
