========================================== 
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER [WDNC]
[ Seri : "Membangun Spiritual Keluarga Indonesia" ]
==========================================
[SQ]
 
Renungan Harian
“Air Hidup”
 
Kamis, 26 Juni 2008
Baca: Yakobus 5:7-11 1 
 
KESABARAN
“Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! 
Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar 
sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.” Yakobus 5:7
Ada peribahasa Jawa mengatakan ‘alon-alon asal kelakon’ yang artinya 
pelan-pelan asal mencapai tujuan. Mungkin ini kurang cocok diterapkan dalam 
kehidupan zaman yang serba modern ini, karena dunia tempat kita hidup serasa 
bergerak dengan sangat cepatnya; semua serba instan, komputer saja harus 
berkecepatan sedemikian tinggi, layanan internet harus berkemampuan download 
cepat, handphone juga harus yang canggih, kendaraan harus yang bermesin lebih 
besar dan bertenaga supaya dapat melaju sekencang-kencangnya, bahkan jasa antar 
(kurir) pun menawarkan layanan yang dalam satu-dua hari sampai tujuan, semua 
menuntut segala sesuatu berjalan cepat; kalau kita lembek atau pasif, maka kita 
akan ‘ketinggalan kereta’ dan tergilas oleh roda hidup ini. Akibat dari 
semuanya itu, banyak orang menjadi tidak sabaran terhadap segala sesuatu!
Hal ini juga berdampak dalam hal rohani. Bila kita berdoa meminta sesuatu 
kepada Tuhan, kita pun sangat berharap Tuhan menjawab/mengabulkan doa kita 
secepat mungkin, pokoknya GPL, ‘gak pake lama’ (bahasa prokem). Namun, firman 
Tuhan hari ini mengingatkan agar kita memiliki kesabaran dalam menanti-nantikan 
pertolongan atau jawaban dari Tuhan, seperti seorang petani yang harus bersabar 
menantikan hasil tanahnya sampai pada musim panen tiba karena Tuhan membuat 
segala sesuatu indah pada waktu-Nya. Bila kita tidak mau sabar menunggu, maka 
kita akan menghadapi resiko yaitu mengacaukan rencana indah yang telah 
disediakan Tuhan bagi kita. Abraham pun mengalami itu. Saat Ia berumur 75 tahun 
dan belum juga memiliki anak, dia menanti-nantikan anak itu yang telah 
dijanjikan Tuhan. Mereka sempat mengatasi masalahnya dengan akal sendiri, 
hingga terlahirnya Ismael; namun pada akhirnya janji Tuhan digenapi saat 
Abraham sudah berusia 100 tahun, di mana Sara
 melahirkan anaknya, Ishak. Jadi dalam menghadapi segala sesuatu jangan 
tergesa-gesa dan jangan sekali-kali memaksakan kehendak kita kepada Tuhan 
karena Dia tahu mana yang terbaik!
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan! (baca Amsal 16:32)
 
The Flag
Air minum COLDA - Higienis n Fresh !
ERDBEBEN Alarm
 



 
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3 
 


      

Kirim email ke