======================================  
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER [ WDNC ]
[ Seri : "Membangun Ekonomi Rakyat Indonesia"  
=======================================
 [Ec_Q]
 
BANK KAUM MISKIN
Oleh : Muhammad Yunus
Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006
Bersama Alan Jolis
 
Belajar dari : 
Kisah Muhammad Yunus dan Grameen Bank, dalam
Memerangi Kemiskinan
 
73. Dana Masyarakat untuk Kredit Mikro
Bulan Maret 1995, sekelompok relawan dan kelompok advokasi warga RESULTS datang 
mengunjungi kami di Bangladesh. Ini adalah delegasi ketiga. Peserta RESULTS 
membayar sendiri biaya perjalanannya dan komitmennya selalu tinggi dalam 
memerangi kemiskinan. Karena hanya sedikit dari mereka yang terlibat secara 
profesional dalam pembangunan, mereka tetap tidak tersentuh oleh gaji tinggi 
dan tunjangan menggiurkan yang cenderung memandulkan kepekaan seseorang 
terhadap kaum miskin.
Dalam salah satu sesi bersama relawan RESULTS, saya mengemukakan proposal kami 
senilai AS$ 100 juta untuk pendanaan Grameen Trust. Banyak relawan telah melobi 
pemerintah mereka agar memberi kontribusi pada Grameen Trust, tetapi sebagian 
besar pemerintah menolak gagasan ini. Merasakan kekecewaan dalam ruang rapat 
itu, saya sarankan agar kami menggeser fokusnya. Bagaimana jika kita 
mendapatkan 1 juta orang yang masing-masing menyumbang AS$ 100 ke Grameen Trust 
untuk upaya-upaya mendanai program replikasi Grameen? Kita bisa menamainya 
“People’s Fund for Microcredjt” (Dana Masyarakat untuk Kredit Mikro).
Dave Ellis, seorang pendidik dan filantropis di Dakota Selatan, mengangkat 
tangan untuk bertanya. Dia terlihat sangat antusias. “Kapan Anda akan 
meluncurkan program ini?” tanyanya.
Saya lihat jam tangan saya dan berkata, “Lima menit lalu.”
Dave mengeluarkan selembar AS$ 100 dari dompetnya dan berkata, “Baiklah, saya 
jadi yang pertama. Kini tinggal AS$999.900 sisanya.” Mendadak, seluruh peserta 
lainnya mulai menggenggam lembaran AS$ 100. Mereka yang tidak membawa uang 
meminjam dari yang lain. Dalam beberapa menit, saya memperoleh lebih dan 20 
lembaran AS$ 100 di hadapan saya. Sangat menggembirakan.
Saya umumkan People’s Fund dalam Grameen Dialogue, warta kuartalan kami, dan 
semakin banyak cek bergulir masuk dari seluruh dunia.
Diilhami keberhasilan People’s Fund; Dave menyewa firma kehumasan untuk 
bersama-sama merancang logo kampanye, situs web, brosur, dan rencana usaha. 
Selama beberapa perjalanan berikutnya ke AS, saya berjumpa Dave dan Jeff Swaim 
(direktur kreatif firma kehumasan Amherst & Reeves) untuk membahas program 
kampanye. Gagasan untuk menghubungkan 1 juta orang di Negara-negara kaya dengan 
jutaan orang miskin di negara-negara berkembang melalui kredit mikro sangat 
menggairahkan saya—bukan hanya karena dampaknya pada para peminjam, tetapi juga 
karena dampaknya pada para donor. Ini akan menciptakan ribuan relasi langsung 
orang-ke-orang dan secara tidak langsung mendidik jutaan orang mengenai potensi 
kredit mikro.
Dapat dipahami, Dave tidak ingin memproses semua cek ratusan dolar melalui 
yayasan kecilnya Rapid City. Maka Reed Oppen heimer, seorang filantropis dan 
aktivis RESULTS, setuju untuk mendirikan organisasi nirlaba berbasis di AS 
bernama Grameen Foundation USA (GF-USA). Reed membayar semua biaya akta 
pendirian GF-USA dan menempatkannya di negara bagian Oklahoma. Saat kami 
merenungkan pengalihan kampanye dari yayasannya Dave ke GF-USA, kami menyadari 
peluang meluaskan mandat GF-USA ketimbang sekadar mengelola People’s Fund. Saya 
menanyai Alex Counts, orang Amerika yang telah berhubungan dengan kami di 
Bangladesh selama hampir 10 tahun dan menulis buku mengenai Grameen berjudul 
Give Us Credit (New York: Times Books, 1996), maukah ia kembali ke AS menjadi 
direktur eksekutif GF-USA. Dia setuju. Reed menjadi ketua dewan, Alex pindah ke 
Washington tempat kantor pusat GF-USA berlokasi, dan Jeff serta Dave 
melanjutkan pekerjaannya berkampanye.
Sampai kini kami baru bisa menggalang AS$ 142.000 melalui People’s Fund dan 
masih mencoba menggalang dana yang diperlukan untuk melaksanakan rencana bisnis 
kami. Tujuan kami adalah menggalang dana kampanye secara terpisah sehingga 100 
persen dari setiap kontribusi AS$ 100 masuk ke Grameen Trust dan di salurkan ke 
program-program kredit mikro akar rumput—tanpa adanya persentase pungutan untuk 
biaya administrasi dan overhead GF-USA ataupun Grameen Trust. Jika kita bisa 
menemukan beberapa yayasan, perusahaan, atau individu yang ingin mendanai 
rencana yang dibawa Dave dan Jeff, saya yakin Alex bisa melipatgandakan jumlah 
itu beberapa kali dan dalam waktu yang masuk akal menghasilkan AS$ 100 juta 
dalam kelipatan ratusan dolar.
________
 
Tujuan kami adalah menggalang dana kampanye secara terpisah
sehingga 100 persen dari setiap kontribusi AS$ 100 masuk ke Grameen Trust
dan di salurkan ke program-program kredit mikro akar rumput —
tanpa adanya persentase pungutan untuk biaya administrasi
dan overhead GF-USA ataupun Grameen Trust.
________
 
Gagasan untuk menghubungkan 1 juta orang di Negara-negara kaya
dengan jutaan orang miskin di negara-negara berkembang
melalui kredit mikro sangat menggairahkan saya —
bukan hanya karena dampaknya pada para peminjam,
tetapi juga karena dampaknya pada para donor.
Ini akan menciptakan ribuan relasi langsung orang-ke-orang
dan secara tidak langsung mendidik jutaan orang
mengenai potensi kredit mikro.
________
 
[ bersambung ]
* * * * *
“Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak,
dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.”
[ Jawaharlal Nehru ] 


* * * * *
The Flag
Air minum COLDA - Higienis n Fresh !
ERDBEBEN Alarm
 
=================================================  
THE WAHANA DHARMA NUSA CENTER
[ Seri : "Membangun Demokrasi dan Kebangsasan  Indonesia" ]  
=================================================
[Democration and Nationalism Quotient – Dem_&_Nat_Q]
 
DALAM RANGKA :
MEMPERINGATI 100 TAHUN KEBANGKITAN NASIONAL 
 
 
 
KEBANGSAAN
 
“Hanya kepada tokoh yang sadar bahwa dirinya 
mendapatkan ”wahyu” bhinneka, yaitu kesadaran utuh 
bahwa tugas hidupnya adalah untuk menjaga keindonesiaan kita, 
multikulturalisme bangsa dan menjadi jembatan kaum muda, 
saya akan memberikan dukungan tanpa reserve.”
 
“Hanya kepada partai politik yang sadar bahwa 
eksistensinya adalah menjadi gerbong sejarah bangsa, 
membawa demokrasi menjadi semakin terkonsolidasi, 
dan bukan sekadar alat untuk perebutan kekuasaan, 
saya akan bersetia.”
[ Sukardi Rinakit ] 
 
Best Regards,
   
Retno Kintoko
WDN_Center Moderator

The Flag
Air minum COLDA - Higienis n Fresh !
ERDBEBEN Alarm




 
SONETA INDONESIA <www.soneta.org>
Retno Kintoko Hp. 0818-942644
Aminta Plaza Lt. 10
Jl. TB. Simatupang Kav. 10, Jakarta Selatan
Ph. 62 21-7511402-3 
 


      

Kirim email ke