Perburuhan dan Pelistrikan Islamiah Menciptakan Pengangguran Islamiah

Listrik mati dijam kerja, akibatnya mesin tidak bisa bekerja dijam
kerja, akibatnya buruh tidak bisa bekerja meskipun digaji jam kerjanya
yang tidak perlu kerja.

Semuanya ini udah ada aturannya dalam Quran dan Hadistnya karena pada
hakekatnya Islam itu agama yang paling lengkap semuanya sudah ada
aturan2nya yang diwahyukan Allah.

Kalo Listrik Mati, Mesinnya juga mati tidak bisa produksi, dan kalo
pabrik tidak bisa produksi, juga tidak bisa jual produksinya,
akibatnya juga tidak punya uang untuk bisa gaji buruh yang tidak
berproduksi.

Akibatnya, perusahaan dan pabrik2 Jepang memindahkan perusahaan dan
pabrik2nya keluar Indonesia karena tidak lagi mampu menggaji buruh2
berkeimanan tinggi yang selalu menuntut kenaikan gaji.

Berdasarkan Quran dan Hadistnya, perusahaan dan pabrik2 Jepang seperti
ini adalah contoh kekafiran, contoh kemurtadan, cari2 alasan memusuhi
Islam padahal banyak perusahaan lokal yang Islamiah ternyata tetap
bisa menggaji buruh2nya yang Islamiah dengan gaji juga Islamiah.

Lalu bagaimana seharusnya kita sebagai umat Islam meladeni sikap
kafir2 Jepang ini yang memusuhi perburuhan Islamiah, memusuhi
pelistrikan Islamiah, memusuhi UU perburuhan yang Islamiah ??? 
Bisakah kita menasihati kafir2 ini, bisakah kita kompromi dengan
kafir2 ini ???  bisakah kita membujuk kafir2 yang memusuhi Islam ini??
 Jawabannya ada di Quran dan Hadist-nya:

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri
peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.
(QS. Al Baqarah/2:6)

Cukup jelas khan, kita sebagai umat Islam enggak bisa seenaknya saja
diancam oleh kafir2 Jepang ini yang memusuhi buruh2 Islam yang penuh
pengabdian kepada Allahnya bukan mengabdi kepada perusahaan dan
pabrik2 kafir Jepang ini meskipun mereka yang menggajinya.  Kafir2
Jepang ini mulai cari gara2, mulai cari2 alasan untuk menghentikan
kewajiban mereka menggaji buruh yang Islamiah untuk pekerjaan yang
sama sekali tidak diwajibkan secara Islamiah.

FPI sebagai pelindung Islam mengingatkan umat Islam, untuk umat Islam
jangan percaya kafir2 Jepang ini, sebelum kita dirugikan, sebelum
mereka kabur, sebelum gaji kita tidak dibayarkan, sebelum gaji kita
dibawa lari, maka kita bakar duluan pabrik2 kafir2 ini sebelum mereka
duluan merugikan kita buruh2 Islamiah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke