http://www.kompas.com:80/index.php/read/xml/2008/07/22/19495188/megawati.tantang.tifatul.maju.jadi.capres.


Megawati Tantang Tifatul Maju Jadi Capres 

 
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring (kiri) saat menerima 
kunjungan Sekjen Partai Fretilin Timor Leste Mari Alkatiri beserta rombongan di 
Kantor DPP PKS, Mampang, Jakarta, 10 September 2007.
/Selasa, 22 Juli 2008 | 19:49 WIB
JAKARTA, SELASA - Secara khusus, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati 
Soekarnoputri menantang Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul 
Sembiring  untuk maju sebagai calon presiden pada 2009. Megawati berpesan 
kepada Tifatul untuk tidak takut bila ingin maju, bersaing dalam pertarungan 
mendatang.

"Kalau ada dan memang ada, ya silakan, maju dong. Yang ada sekarang kan, hanya 
media yang membuat terwacanakan saja. Pasar selalu memberikan wacana seperti 
itu. Memang disukai, tapi tidak kemudian dijadikan bahan polemik," tegas 
Megawati usai memberikan orasi politiknya di depan ratusan kader dalam acara 
kaderisasi nasional kader muda PDI Perjuangan, di Kantor DPP PDI Perjuangan, 
Jalan Raya Lenteng Agung,  Selasa (22/7).

"Kalau memang berani, silakan maju, jangan berwacana saja. Pak Tifatul kalau 
mau maju, monggo. Makanya saya bilang, yang mau maju dari partai politik, mau 
dari independen, ya ayo," tegasnya lagi.

Apa yang diungkapkan Megawati ini sekaligus menjawab pernyataan Tifatul 
Sembiring dalam acara mukernas PKS di Makassar. Tifatul dalam acara itu sedikit 
menyindir kepada para politisi uzur untuk segera pensiun dalam dunia 
perpolitikan. Menurut Tifatul, sudah waktunya para politisi gaek untuk pensiun. 
"Pemimpin 2009 adalah pemimpin muda dan enerjik serta berani mengambil risiko," 
katanya.

"Ada yang pernah gagal tapi kepingin lagi maju. No way. Silahkan minggir. 
Pemimpin baru itu balita dibawah lima puluh tahun. Dan jadilah bangsa yang siap 
pada perubahan karena perubahan adalah keniscayaan," tegas Tifatul dalam pidato 
politiknya, di Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (21/7).

Kalau saja Tifatul berani menyambut tantangan Megawati untuk bertarung pada 
Pilpres 2009 nanti tentu akan menjadi hal yang menarik. Menurut analisa politik 
dari Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicated (SSS), Sukardi Rinakit, PKS 
belum akan berani mengumumkan calon presidennya pada 2009.

PKS, kata Sukardi, akan bersikap realistis melihat perolehan suaranya terlebih 
dahulu pada pemilu legislatif nanti. Sikap PKS ini sekaligus memberikan jawaban 
mengapa PKS menyatakan sikap hanya akan mendukung pemerintahan sampai tahun 
2008 saja.

"Untuk sementara ini, PKS saya pikir akan pilih figur lain. Termasuk mencari 
figur lain selain Presiden SBY. Namun semuanya, memang tergantung dari situasi 
perubahan politik yang tak terduga," kata Sukardi Rinakit.

Ia tidak sepakat bila dikatakan keinginan PKS yang bersikap hanya akan mengawal 
pemerintahan SBY-JK sebagai bentuk dari ketakutan politik PKS mendukung hingga 
akhir 2009.

"Akan tetapi, PKS sudah semakin yakin dengan kandidat yang ada sekarang yang 
sudah mereka temukan. Dengan demikian, paling tidak di 2009 mereka (PKS) sudah 
bisa berkampanye untuk figurnya itu. Harapannya tentu, akan bisa mendongkrak 
suara PKS dalam memperoleh kursi di DPR. Antara figur yang diusung dengan PKS 
harus saling menguntungkan," jelas Sukardi Rinakit.

Kini, menarik ditunggu, apakah Tifatul akan menerima tantangan Megawati untuk 
maju dalam pertarungan di 2009. Tapi, bila mengacu pada survei terkini yang 
dirilis Indobarometer beberapa waktu lalu, Megawati adalah yang terkuat. Capres 
terkuat masih didominasi calon yang pernah jadi presiden (Megawati, SBY, dan 
Gus Dur) atau pernah jadi capres (Wiranto, Amien Rais). Nama Tifatul Sembiring, 
tak muncul dalam hasil survei ini

<<091741p.jpg>>

Kirim email ke