http://www.gatra.com/artikel.php?id=117523
Andaryoko, Orang Ke-10 Yang Ngaku Supriyadi Semarang, 15 Agustus 2008 15:54 Pengakuan sebagai pejuang Pembela Tanah Air (Peta) Supriyadi sudah berulang kali terjadi. Andaryoko Wisnu Prabu, 88 tahun, warga Jalan Mahesa Raya Pedurungan Tengah, Semarang, merupakan orang kesepuluh yang mengaku sebagai Supriyadi. "Sudah banyak sekali yang mengaku, ini yang kesepuluh," kata Kabag Humas Pemerintah Kota Blitar, I Made Sukawardika di Semarang, Jumat (15/8). Kedatangan I Made bersama Yusuf Effendi, dari Kesbang Linmas Blitar di Semarang adalah untuk menindaklanjuti benar tidaknya pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi. "Kami ke sini dengan surat tugas dari Walikota Blitar untuk mencari informasi soal Andaryoko," katanya. I Made menjelaskan, pada pengakuan sebelumnya, Pemkot Blitar tidak pernah mempedulikan. Namun, berbeda saat media massa memberitakan soal pengakuan Andaryoko menjadi Supriyadi. "Kalau pengakuan yang dulu-dulu berdasarkan `klenik` aliran kebatinan. Tetapi untuk pengakuan Andaryoko dilengkapi dengan data, foto, cerita, pakar sejarah, bahkan buku yang menulis adalah sejarawan dan dilakukan bedah buku. Jadinya kami pro-aktif ingin mengetahui hal ini," katanya. Berdasarkan informasi awal tersebut, kata I Made, mewakili masyarakat Blitar, keduaya mencoba mencari fakta sebenarnya. Ia menjelaskan, ada dua kemungkinan yang terjadi yakni, jika benar Andaryoko adalah Supriyadi pejuang Peta, maka Pemkot Blitar akan membawa Andaryoko ke Blitar untuk menceritakan kepada masyarakat. Pemkot Blitar siap memfasilitasi seluruh hal yang diperlukan termasuk keamanan. Namun, kalau yang bersangkutan bukan Supriyadi maka Pemkot Blitar berharap kepada aparat kepolisian agar bertindak tegas dan mencegah hal-hal tersebut tidak terulang kembali. "Kami mengharapkan persoalan ini segera tuntas dan segera diperoleh kesimpulan," katanya. Oleh karena itu, I Made menambahkan, saat ketemu langsung dengan Andaryoko satu pertanyaan yang akan langsung diajukan adalah soal pengakuan Andaryoko. "Kalau Andaryoko berani mengatakan `saya Supriyadi`, maka kami akan langsung melakukan pembuktian. Kami akan mengajaknya ke Blitar," katanya. [TMA, Ant]
