Sebaliknya, disini saya akan MEMBUKTIKAN BAHWA BERZINAH LEBIH BAIK DARIPADA BERPOLIGAMY. <<<<< ----- ada yang mo menyimak ... silahkan aja hehehheheh
--- On Wed, 8/20/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> Subject: CiKEAS> Lebih Baik Berzinah Daripada Berpoligamy !!! To: [email protected] Date: Wednesday, August 20, 2008, 8:20 PM Lebih Baik Berzinah Daripada Berpoligamy !!! Kebanyakan umat Islam yang mendukung Poligamy sangat rajin menyatakan bahwa "Lebih baik bepoligamy daripada berzinah". Memang ngomong itu gampang, tapi membuktikannya tidak mungkin bisa, karena apa dasarnya berpoligamy bisa dianggap lebih baik daripada berzinah??? Padahal berpoligamy itu merupakan variasi dari praktek pelacuran. Pelacuran itu bukan sekedar berzinah melainkan memperdagangkan perzinahan, mengeksploitasi sex untuk uang dan harta benda. Padahal sex tidak boleh dieksploitasi untuk keserakahan karena sex merupakan expressi kasih sayang, merupakan expressi cinta kasih yang dalam pelacuran dan poligamy disalah gunakan. Sebaliknya, disini saya akan MEMBUKTIKAN BAHWA BERZINAH LEBIH BAIK DARIPADA BERPOLIGAMY. Agar tidak bingung maka contoh perzinahan yang dilakukan oleh Zainal Maarif dan Maria bisa kita jadikan rujukan. Kalo memang poligamy itu lebih baik daripada berzinah, seharusnya Zainal Maarif tidak susah memilihnya untuk menikahi Maria katimbang menzinahinya. Pada mulanya, memang Zainal Maarif berniat menikahi Maria, tapi akhirnya membatalkan karena ada hal2 yang baru dia sadari bahwa berpoligamy merupakan pelanggaran kriminal yang pasti menyebabkan dia dipecat dari jabatannya. Hukum negara tidak membolehkan pejabat negara dan ABRI untuk berpoligami, itulah sebabnya Zainal Maarif mengira dengan mencontoh apa yang dilakukan AA Gym akan membuat dia jadi selamat. Zainal Maarif akhirnya menyadari, bahwa dia adalah pejabat negara, pegawai negeri, dan sangat berbeda dengan AA Gym bukan pejabat negara, bukan juga ABRI, sehingga kalo AA Gym berpoligamy, tak mungkin bisa dipecat seperti halnya Zainal Maarif. Zainal Maarif baru menyadarinya setelah semuanya terjadi, namun meskipun terlambat dia tetap berhasil membatalkan pernikahannya dengan Maria dengan harapan dia tetap bisa menjabat posisinya sebagai wakil ketua MPR. Masalah ini sebenarnya sudah selesai asal saja tidak terjadi ribut2 diluar dugaan, rupanya Maria yang sudah dihamili dan sudah banyak berkorban untuk Zainal Maarif marah besar sehingga menuntut kepengadilan yang meskipun akhirnya kalah tetapi berhasil membuat berita besar yang mencoreng kehormatan Zainal Maarif yang dinilai melanggar etika moral. Akhirnya Zainal Maarif juga kena dipecat dari kedudukannya. Setelah kejadian ini, isteri Zainal Maarif yang disakiti hatinya juga melarang suaminya untuk berpoligamy, dan dari kejadian ini semua kita sama2 bisa menyaksikan, Zainal Maarif memilih berzinah lebih baik dari poligamy. Seharusnya cuma berzinah saja tidak akan membuat Zainal Maarif dipecat dari jabatannya apabila Maria tidak bikin onar. Baik dari sudut Zainal Maarif juga dari sudut pandang isterinya terbukti bahwa keduanya sama2 setuju bahwa BERZINAH LEBIH BAIK DARIPADA BERPOLIGAMY. Dari sini bisa disimpulkan ajaran Islam yang menyatakan Berpoligamy lebih baik daripada berzinah pada kenyataan2 hukumnya sama sekali tidak benar. Sudah waktunya para pejabat maupun murid2 sekolah diseluruh Indonesia mempelajari HAM denan melarang pelajaran agama terutama agama Islam. Karena ajaran agama Islam menyesatkan pemahaman HAM yang wajib ditegakkan oleh negara dan pejabat2nya. Ny. Muslim binti Muskitawati.
