Lebih Baik Berzinah Daripada Berpoligamy !!!
Kebanyakan umat Islam yang mendukung Poligamy sangat rajin menyatakan
bahwa "Lebih baik bepoligamy daripada berzinah".
Memang ngomong itu gampang, tapi membuktikannya tidak mungkin bisa,
karena apa dasarnya berpoligamy bisa dianggap lebih baik daripada
berzinah??? Padahal berpoligamy itu merupakan variasi dari praktek
pelacuran. Pelacuran itu bukan sekedar berzinah melainkan
memperdagangkan perzinahan, mengeksploitasi sex untuk uang dan harta
benda. Padahal sex tidak boleh dieksploitasi untuk keserakahan karena
sex merupakan expressi kasih sayang, merupakan expressi cinta kasih
yang dalam pelacuran dan poligamy disalah gunakan.
Sebaliknya, disini saya akan MEMBUKTIKAN BAHWA BERZINAH LEBIH BAIK
DARIPADA BERPOLIGAMY.
Agar tidak bingung maka contoh perzinahan yang dilakukan oleh Zainal
Maarif dan Maria bisa kita jadikan rujukan.
Kalo memang poligamy itu lebih baik daripada berzinah, seharusnya
Zainal Maarif tidak susah memilihnya untuk menikahi Maria katimbang
menzinahinya. Pada mulanya, memang Zainal Maarif berniat menikahi
Maria, tapi akhirnya membatalkan karena ada hal2 yang baru dia sadari
bahwa berpoligamy merupakan pelanggaran kriminal yang pasti
menyebabkan dia dipecat dari jabatannya. Hukum negara tidak
membolehkan pejabat negara dan ABRI untuk berpoligami, itulah sebabnya
Zainal Maarif mengira dengan mencontoh apa yang dilakukan AA Gym akan
membuat dia jadi selamat.
Zainal Maarif akhirnya menyadari, bahwa dia adalah pejabat negara,
pegawai negeri, dan sangat berbeda dengan AA Gym bukan pejabat negara,
bukan juga ABRI, sehingga kalo AA Gym berpoligamy, tak mungkin bisa
dipecat seperti halnya Zainal Maarif.
Zainal Maarif baru menyadarinya setelah semuanya terjadi, namun
meskipun terlambat dia tetap berhasil membatalkan pernikahannya dengan
Maria dengan harapan dia tetap bisa menjabat posisinya sebagai wakil
ketua MPR. Masalah ini sebenarnya sudah selesai asal saja tidak
terjadi ribut2 diluar dugaan, rupanya Maria yang sudah dihamili dan
sudah banyak berkorban untuk Zainal Maarif marah besar sehingga
menuntut kepengadilan yang meskipun akhirnya kalah tetapi berhasil
membuat berita besar yang mencoreng kehormatan Zainal Maarif yang
dinilai melanggar etika moral. Akhirnya Zainal Maarif juga kena
dipecat dari kedudukannya.
Setelah kejadian ini, isteri Zainal Maarif yang disakiti hatinya juga
melarang suaminya untuk berpoligamy, dan dari kejadian ini semua kita
sama2 bisa menyaksikan, Zainal Maarif memilih berzinah lebih baik dari
poligamy. Seharusnya cuma berzinah saja tidak akan membuat Zainal
Maarif dipecat dari jabatannya apabila Maria tidak bikin onar.
Baik dari sudut Zainal Maarif juga dari sudut pandang isterinya
terbukti bahwa keduanya sama2 setuju bahwa BERZINAH LEBIH BAIK
DARIPADA BERPOLIGAMY.
Dari sini bisa disimpulkan ajaran Islam yang menyatakan Berpoligamy
lebih baik daripada berzinah pada kenyataan2 hukumnya sama sekali
tidak benar.
Sudah waktunya para pejabat maupun murid2 sekolah diseluruh Indonesia
mempelajari HAM denan melarang pelajaran agama terutama agama Islam.
Karena ajaran agama Islam menyesatkan pemahaman HAM yang wajib
ditegakkan oleh negara dan pejabat2nya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.