Cahaya itu tak lagi bersinar terangi relung hati

Meredup dalam kelemahan lalu terpadam dalam kekosongan

Senyum itu kian pergi bersama hari – hari yang terus mati

Menghilang bagai senja yang mengatup memeluk awan

Dan percikan air mata ini seakan memecah butir – butir embun pagi …..

Memebasahi celah – celah sanubari yang membelah kesedihan

Disini aku semakin terluka oleh dia yang memberiku CINTA

Disini aku harus kembali terdiam karena kepedihan yang kurasa

Disini aku terus mengenang keindahan yang sirna dan telah tiada

Hampa semakin merona mempesona

Berjalin berkeliling menggenggam duka cita

Luka terus menyebar melumpuhkan jiwa

Lalu mengendap menelusup bersama asa yang tak tersisa

Dan tutur kata bahasa Cinta tak lagi bermakna

Terbenam dalam lentera malam yang tak bersuara

Blambangan, 25082008


--- On Mon, 8/25/08, vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: CiKEAS> KECEWA ++Mas Bayu
To: [email protected]
Date: Monday, August 25, 2008, 4:26 AM










    
            

wahai .... kakanda ...
kenapa kau berteriak lantang ..
membahana ....
adakah .. perih yang mendera ,,
adakah rasa yang tak tersampaikan ..?
hingga kau meradang ...?

rgds
ivonne


--- On Sat, 8/23/08, Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com> wrote:
From: Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com>
Subject: Re: CiKEAS> KECEWA ++Mas Bayu
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Saturday, August 23, 2008, 11:20 AM







    
            
                              terlalu membosankan…! !!!
ach….!!!!
jenuh sudah tak kian mereda
berontak pikirku terikat tapi tak bisa
menjengkal selangkah jiwa tergugah
hakikat sentuhkan pandang menggerakkan
begitukah kata apa menyeru kalbu
coba berteriak lantang menantang
lantas kemanapun arah menuntun
tetap terkulai pikiran meracuni diri
dalam segenggam jeratan kebosanan
kejenuhan ….. !!!!
tiada arti…!!!!
kosong tak bernyali….!!!
hingga waktu menjemput hari 

Blambangan, 23082008

                                                        

--- On Sat, 8/23/08, vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
From: vonny vitawati <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: CiKEAS> KECEWA ++Mas Bayu
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Saturday, August 23, 2008, 11:56 AM







    
            
duhai ... kekasih ..
segitu dalamnyakah rasa kecewa 
menggoyak hatimu
meremuk redamkan asamu 
meluluh lantakkan hari
 hari mu

terasa diabaikan ? 
terasa diacuhkan ?
terasa disisihkan ?

coba kau usir kecewa itu
coba kau tepis kecewa itu
hadapi hari hari dengan tegar ....

by : ivonne
23/08/08

sorry .. moodnya gi terbang . ... semua kata2 ... terburai kamana mana  .... 
nti klo dah tenang aku bikin puisi  yg indah ya mas Bayu 



--- On Sat, 8/23/08, Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com>
 wrote:
From: Lanang Laras <bayu_larasadji@ yahoo.com>
Subject: CiKEAS>
 KECEWA
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Saturday, August 23, 2008, 7:13 AM







    
            
                              Pecah berserak luluh hati mengadu

Tak tertahan ingin luap meronta

Benamkan perih rasa terpatri kecewa

Kadang resah harapku terpendam amarah

Tinggalkan hilang terjang lara

Hanyut hingga terbawa

Menepi di perasingan dan tak berarti lagi
Terus berulang tak hanya itu

Lebih dari ketidakpedulianmu

Berpaling bahkan pergi habis kau lukai

Seakan tak bersalah cobalah kau adili dirimu sendiri
Dan tak akan mampu kau mau mengerti

Terkecuali maaf yang berkali sering kau ucap

Bukan berarti dapat mengobati luka kau toreh

Bahkan merapuhkan hampir berhenti denyut nadi
Blambangan, 22082008
Bayu Laras Adji

                                                        


      
      


         
        
        


      
      


         
        
        


      
      


         
        
        




      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke