Refleksi: Apakah pemerintah NKRI bisa mengatasi postur pendek ini bila 
rakyatnya miskin dan dimiskinkan? 

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/08/27/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
37 Persen Balita Indonesia Berpostur Pendek

[JAKARTA] Sebanyak 37 persen anak-anak Indonesia usia 0-5 tahun (balita) 
memiliki tinggi badan di bawah standar atau pendek. Kelainan fisik ini 
ditengarai terjadi akibat pasokan gizi yang masuk ke anak-anak tersebut sangat 
kurang, sehingga mempengaruhi pertumbuhannya. 

Demikian hasil sementara Survei Kesehatan Nasional yang masih berlangsung 
hingga saat ini. Survei itu baru mengambil data 28 dari 33 provinsi yang ada di 
Tanah Air. 

"Jumlah sampelnya 1 juta balita," ujar Atmarita, Koordinator Tim Survei dari 
Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kesehatan, di Jakarta, Selasa 
(26/8). 


Di Bawah Standar 

Atmarita mengemukakan, nilai 37 persen adalah hasil rata-rata sementara dan 
kemungkinan bisa berubah setelah data dari semua provinsi masuk. 

Hasil sementara dari 28 provinsi yang sudah disurvei persentase suatu daerah 
mempunyai balita bertubuh pendek berkisar 18 persen hingga 60 persen. Selain 
berpostur tubuh pendek yang diakibatkan kurangnya pasokan gizi saat 
pertumbuhan, kata Atmarita, berat badan anak tersebut saat lahir juga mayoritas 
di bawah standar 2,5 kilogram. 

Survei itu juga menemukan hasil kesehatan untuk warga dewasa baik di daerah 
perkotaan dan pedesaan. Kesimpulan sementara mencatat warga yang berada di 
perkotaan persentasenya kelebihan berat badannya lebih besar dibandingkan di 
desa, terutama pada perempuan. 

Perinciannya, untuk kaum perempuan di daerah perkotaan, kelebihan berat 
badannya sebesar 18 persen dan 11 persen di perdesaan. Sedangkan laki-laki, 
jumlah warga yang kelebihan berat badan sebanyak 12 persen di kota dan 11 
persen di desa. [E-7] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 27/8/08 

Kirim email ke