http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2008083109480741
Minggu, 31 Agustus 2008
KESEHATAN
Tanya Dokter, Buta Warna, Apakah Bisa Sembuh?
Tanya:
Dokter, saya gadis berusia 21 tahun, sebentar lagi saya mau menikah,
ternyata pasangan saya punya penyakit buta warna. Apakah penyakit itu bisa
disembuhkan? Apakah penyakit itu akan diturunkan kepada anaknya nanti? Tolong
jelaskan, soalnya saya takut sekali.
Gadis
Bandar Lampung
Jawaban dari dr. Helmi M., Sp.M. (Spesialis Mata Rumah Sakit Umum Abdul
Moeloek)
Terima kasih Saudari Gadis atas pertanyaan yang ditujukan kepada saya.
Sebelumnya, saya mengucapkan selamat untuk pernikahan yang akan dilangsungkan.
Semoga menjadi keluarga bahagia.
Atas pertanyaan Saudari, hingga kini belum ada pengobatan atau proses
penyembuhan untuk penderita buta warna. Buta warna tersebut disebabkan retina
penangkap cahaya tidak dapat menangkap panjang gelombang warna tertentu
sehingga ia sulit membaca atau membedakan warna.
Selama ini baru diketahui bahwa buta warna dapat disebabkan faktor
genetik. Ada kemungkinan, orang tua atau pendahulunya yang menderita buta warna
dapat turun pada anak-anaknya. Tetapi, kepastian bagaimana proses pengaruh
genetik tersebut kepada keturunannya, bisa ditanyakan kepada ahli genetika
karena ada rumus-rumus tertentu. Meskipun demikian, Saudari Gadis berdoa saja,
semoga apa yang diderita calon suami tidak berpengaruh kepada keturunannya
kelak. Demikian saja jawaban saya, semoga dapat membantu.
<<bening.gif>>
